Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Azis dan Tim Lawyer Ajukan Banding Administrasi SK Bupati Sampang

Surabaya (beritajatim.com) – Azis Muslim Haruna warga Kabupaten Sampang, Madura, keberatan atas Surat Keputusan Bupati Sampang, nomor: 188.45/272/KEP/434.013/2021 Tahun 2021 tentang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

Aziz didampingi tim kuasa hukumnya Miftahul Khair mengajukan surat banding administrasi dengan menyurati Gubernur Jawa Timur. Rencananya, ke depan mereka juga akan melayangkan gugatan ke
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya.

“Banding administrasi ke Gubernur Jawa Timur adalah langkah lanjutan setelah sebelumnya kami mengirim surat keberatan ke Bupati namun tidak ada jawaban,” ujar Aziz, Selasa (5/10/2021).

Lebih lanjut Aziz menyatakan, dalam surat banding administrasi yang diajukan pihaknya juga menyertakan bahwa dalam 10 hari kerja, Gubernur Jawa Timur harus mengmbil langkah atas banding tersebut.

“Apabila Gubernur tidak menyatakan sikap dengan memberikan sanksi pada Bupati Sampang serta mencabut SK yang sudah dikeluarkan, maka kita akan melakukan upaya hukum dengan mengajukan gugatan ke PTUN,” ujar Aziz.

Sementara Miftahul Khair kuasa hukum Aziz menyatakan bahwa apa yang dilakukan Bupati Sampang melalui SKnya merupakan bentuk pembangkangan hukum. Miftahul beralasan bahwa dalam SK Bupati yang menyatakan bahwa pilkades serentak hanya bisa dilakukan pada 2025 adalah melanggar peraturan di atasnya yakni Intruksi Menteri Dalam Negeri yang menyatakan bahwa pilkades ini bisa dilakukan setelah pandemi berakhir.

“Ini pandemi covid-19 kan sudah melandai jadi mestinya Pilkada sudah harus dilakukan persiapan mulai sekarang,” ujarnya.

Lebih lanjut Miftahul menyatakan, SK Bupati Sampang ini secara tidak langsung akan membuat kerancuan jabatan kepala desa. Sebab, untuk saat ini ada 111 desa yang rata-rata masa jabatan kepala desanya akan berakhir tahun ini. Kalau digelar tahun 2025, maka 111 desa akan ada Pj kepala desa hingga empat tahun lamanya. [uci/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar