Politik Pemerintahan

Atasi Kekeringan, Perumda Tirta Kanjuruhan Bangun SPAM di Malang Selatan

Malang (beritajatim.com) – Guna mengatasi dampak kekeringan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Malang melalui Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan telah membangun bak penampung air.

Bak raksasa penampung air tersebut, disediakan Perumda Tirta Kanjuruhan di Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, Kamis (10/6/2021) mengatakan, pihaknya telah membangun bak penampung air di Desa Segaran, Kecamatan Gedangan, yang mana bak penampung air itu guna mendukung proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sumber Kaligoro yang berada di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. “Pembangunan SPAM itu nantinya untuk mengatasi Kekeringan di wilayah Malang Selatan,” tegasnya.

Kata Syamsul, pembangunan bak penampung air itu, telah ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Malang HM Sanusi, pada Rabu (9/6/2021) kemarin. Sedangkan pembangunan SPAM tersebut sebagai upaya Pemkab Malang dalam memperluas cakupan air bersih di wilayah Malang Selatan.

Keberadaan SPAM, Bupati Malang berharap agar nanti kebutuhan air bersih di wilayah Malang Selatan tercukupi, terutama pada musim kemarau tahun ini. Karena ketersediaan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat di wilayah setempat. Terutama pada musim kemarau masyarakat kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Kami juga berharap agar ketersedian air bersih itu, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seiring dengan mudahnya masyarakat Malang Selatan mendapatkan air bersih melalui pembangunan SPAM tersebut,” tegas Syamsul.

Menurutnya, spesifikasi bak penampung air Sumber Kaligoro, memiliki kapasitas air bersih sebesar 3000 meter kubik (m3). Dengan besarnya kapasitas air itu, nantinya untuk memperluas cakupan air bersih di dua kecamatan yakni Gedangan dan Sumbermanjing Wetan.

Sedang bak penampung air ini nantinya, akan mendistribusikan air sebanyak 150 liter per detik. Sedangkan pembangunan SPAM Kaligoro di lakukan tiga tahap. Untuk tahap pertama diharapkan bisa selesai dalam waktu enam bulan.

Pembangunan SPAM itu, lanjut Syamsul, sebagai tindak lanjut instruksi Bupati Malang untuk mengatasi kekeringan yang terjadi di Malang Selatan tiap tahunnya. Sebab, masyarakat di Malang Selatan setiap musim kemarau selalu kekurangan air bersih. Sehingga untuk mencukupi air bersih tersebut, pihaknya selalu mengirim air bersih dengan menggunakan truk tangki yang kapasitasnya mencapai 5000 liter per hari. “Tapi jika bak penampung air selesai dibangun, maka masyarakat Malang Selatan tidak lagi kekurangan air bersih saat musim kemarau,” ujarnya.

Sebelumnya, Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan pernah menyampaikan jika total anggaran untuk kebutuhan investasi pembangunan SPAM Kaligoro mencapai Rp103 miliar. Dimana anggarannya, berasal dari dana penyertaan Pemkab Malang. Pemerintah setempat siap mengucurkan dana penyertaan modal sebesar Rp 20 miliar, yang akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur SPAM Kaligiro, seperti intike dan lainnya.

Sehingga dana penyertaan tersebut, juga untuk pembangunan tandon air dan pemasangan pipa untuk menjangkau pelanggan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Gedangan.

“Sumber Kaligoro mampu untuk mencukupi atau memasok kebutuhan air bersih sebanyak 20.000 Sambungan Rumah (SR). Dan untuk debit Sumber Kaligoro mencapai 400 liter/detik, tapi kami akan memanfaatkan sebanyak 150 liter/detik,” Syamsul mengakhiri. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar