Politik Pemerintahan

Arti Kemerdekaan Versi Bupati Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam menilai arti kemerdekaan sesungguhnya adalah mengisi kemerdekaan dengan beragam program nyata untuk kepentingan kesejahteraan, serta membela rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan di sela kegiatan perayaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Republik Indonesia, di Lapangan Nagara Bhakti kompleks Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Senin (17/8/2020).

Namun pada perayaan upacara bendera kali ini tampak berbeda dibandingkan perayaan sebelumnya, sebab saat ini perayaan digelar di tengah pandemi Covid-19. Bahkan seluruh peserta upacara yang terdiri dari jajaran Forpimda, Kepala OPD, Kodim 0826, Polres Pamekasan, serta sejumlah undangan lainnya, harus mematuhi protokol kesehatan.

“Sekalipun perayaan ini bersamaan dengan pandemi Covid-19, namun semangat kemerdekaan yang telah diraih harus selalu tetap ada di hati dan pikiran dalam melanjutkan perjuangan untuk Indonesia Maju,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dan Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e bersama jajaran Forpimda Pamekasan saat perayaan HUT Ke-75 RI di Lapangan Nagara Bhakti Kompleks Mandhepa Agung Ronggosukowati, Senin (17/8/2020).

Dari itu, melaksanakan kerja nyata dengan merealisasikan cita-cita para pahlawan merupakan salah satu langkah konkrit dalam mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan bangsa. “Doa sedalam-dalamnya harus selalu kita panjatkan untuk para pahlawan yang telah mendahului kita,” ajaknya.

“Selain itu, pemerintah akan terus berusaha mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan pastinya kerja konkrit guna mendorong keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang berpondasikan pada Ketuhanan Yang Maha Esa,” sambung bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut.

Tidak hanya itu, semangat serupa juga harus ditunjukkan di jajaran pemerintahan yang dipimpinnya khususnya dalam merealisasikan makna kemerdekaan. “Semangat kemerdekaan akan terus kami lakukan agar Pamekasan dapat menjadi kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia,” tegasnya.

“Reformasi birokrasi akan terus kita genjot, pendidikan terus kita perbaiki untuk menghasilkan generasi yang baik dan berdaya saing, infrastruktur terus kita perbaiki agar masyarakat dapat merasakan dampak pembangunan berkeadilan, desa tematik akan kita garap, serta layanan kesehatan yang ekselen, profesional dan cepat demi Pamekasan lebih maju,” jelasnya.

Hal tersebut menjadi beragam upaya konkti untuk mewujudkan Pamekasan Bhejre, Rajjhe tor Parjhughe melalui spirit Pamekasan Hebat. “Inilah arti kemerdekaan yang sesungguhnya, mengisi kemerdekaan dengan program nyata untuk membela rakyat Indonesia. Indonesia maju itu Indonesia yang berkeadilan, Indonesia yang sejahtera, sebagian dari diksi yang dipilih adalah mencintai produk Indonesia,” pungkasnya. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar