Politik Pemerintahan

Apresiasi Prestasi, Ini Sikap NU Surabaya Terkait Risma di Bursa Menteri

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua PCNU Kota Surabaya Muhibbin Zuhri memastikan jika dirinya sepakat terkait prestasi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang layak dipertimbangkan sebagai Menteri di Kabinet Jokowi. Hal itu Ia ungkapkan usai Upacara Perayaan Hari Santri 2019 di Surabaya.

“Saya kira kalau beliau tentu saja dipertimbangkan karena prestasinya. Tapi, Saya berharap Bu Risma bisa menyelesaikan, menyelesaikan sedikit saja (masa jabatannya). Menteri itu bisa masuk dalam resufle. Tidak sekarang pun tidak apa-apa,” ujarnya.

“Jadi saya kira lebih maslahah kalau menyelesaikan sampai selesai amanant warga Surabaya yang saat itu ingin dipimpin selama 5 tahun. Ini soal amanat rakyat yang diberikan kepada Bu Risma untuk lima tahun. Sedangkan di Kementerian itu sebenarnya juga banyak orang yang kompeten. Banyak orang yang punya kapasitas. Tetapi kalau Bu Risma dianggap memiliki prestasi yang diharapkan saya kira timing saja, Waktunya mungkin tidak sekarang,” tambah Muhibbin.

Di sisi lain, informasi terbaru, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendadak tak menghadiri agenda pagi dirinya yang terjadwal.

Seharusnya, pada hari Selasa (22/10/2019) pukul 07.00 WIB, Risma dijadwalkan menjadi Inspektur Upacara perayaan Hari Santri 2019 di Tugu Pahlawan-Surabaya. Hanya saja, Wali Kota Perempuan pertama di Surabaya itu tak nampak hingga acara usai.

Apakah Risma ke Jakarta untuk turut menghadap Jokowi terkait penunjukkan dirinya sebagai Menteri?

Dikonfirmasi, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Parajarata mengungkapkan jika saat ini posisi Risma masih di Surabaya. “Ibu masih rapat staff Mas. Setahu saya tidak ada (agenda ke Jakarta),” kata Febri, sapaan akrabnya.

Nama Risma sendiri sebelumnya santer disebut layak untuk menduduki beberapa pos menteri. Sebut saja posisi Menteri Lingkungan Hidup, Agraria, ataupun MenPan RB. Hal itu pun tak lepas dari keberhasilan Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu dalam memipin selama hampir 2 periode.

Dalam kaitan pengumuman penting terkait dirinya pun, Risma memang sering kali tidak hadir langsung di lokasi. Sebut saja saat Ia terpilih menjadi Ketua DPP PDIP lalu. Saat pengumuman, Risma justru tidak berada di Bali yang merupakan lokasi Konggres PDIP. Ia sudah kembali ke Surabaya setelah sebelumnya sempat hadir di acara.ifw

Apa Reaksi Anda?

Komentar