Politik Pemerintahan

Aplikasi Si Cantik, Teroboson Pemkot Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat mensosialisasi aplikasi Si Cantik di Ruang Nusantara, Kantor Pemkot Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Saat ini Indonesia sedang memasuki era Revolusi Industri 4.0, dimana semakin banyak orang yang memanfaatkan teknologi dalam beraktifitas sehari-Hari. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto semakin memperbanyak pemanfaatan teknologi dalam sistem pelayanan pemerintahan.

Kali ini terobosan baru dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto. BKPSDM Kota Mojokerto meluncurkan aplikasi Si Cantik (Sistem Informasi Cuti ASN Elektronik). Secara langsung, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mensosialisasi aplikasi Si Cantik di Ruang Nusantara, Kantor Pemkot Mojokerto.

“Aplikasi Si Cantik merupakan layanan bagi ASN dan aplikasi ini telah terintegrasi secara langsung dengan database Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg). Aplikasi Si Cantik ini, tidak lain untuk mempermudah pengurusan cuti, pembuatan rekapitulasi serta perhitungan jumlah cuti yang diambil oleh ASN,” ungkapnya, Selasa (23/3/2021) .

Adanya pengurusan cuti online ini, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), dapat memangkas alur birokrasi yang terlalu panjang sehingga jauh lebih efisien dan praktis. Ning Ita berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dapat memaksimalkan aplikasi tersebut dengan sebaik mungkin. Untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, Ning Ita meminta agar melek teknologi.


“Sehingga OPD lain juga mampu melahirkan inovasi baru yang dapat membawa kemajuan bagi Kota Mojokerto dengan memanfaatkan teknologi masa kini,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Mojokerto, Muhammad Imron menjelaskan jika saat ini tengah dibutuhkan data kepegawaian yang valid, terkini dan selaras dengan peraturan kepegawaian yang berlaku pada saat ini. “Data semacam ini dapat terwujud jika operator Simpeg sebagai ujung tombak dari pelaksanaan peremajaan data dapat mengoperasionalkan aplikasi Simpeg dengan baik dan benar,” jelasnya.

Sosialisasi aplikasi Si Cantik dilaksanakan selama dua hari. Yakni tanggal 23 sampai 24 Maret 2021 dan diikuti oleh 125 orang yang terdiri dari operator Simpeg dari seluruh OPD di Lingkungan Pemkot Mojokerto, kelurahan,Puskesmas san UPT Sekolah.

Untuk mentaati protokol kesehatan, pelaksanaan sosialisasi aplikasi Si Cantik terbagi menjadi dua kelompok. Hari pertama diikuti oleh 61 orang, dan 64 orang yang lain akan mengikuti sosialisasi pada hari kedua. Aplikasi Si Cantik ini dapat akses melalui http://bkd.mojokertokota.go.id/sicantik. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar