Politik Pemerintahan

APBD Jember dalam Proses, Perkada Disiapkan untuk Belanja Mendesak

Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim

Jember (beritajatim.com) – Aparatur sipil negara Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kerja lembur menyusun belanja mendesak pada Januari, Februari, maret untuk peraturan bupati tentang anggaran mendahului anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Saat ini konsultasi sudah dilakukan pemkab dengan Pemerintah Provinsi Jatim.

“Insya Allah dua tiga hari ini hasilnya akan keluar. Artinya sebelum APBD terbentuk, maka payung hukum (anggaran) yang digunakan adalah peraturan kepala daerah mendahului APBD,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim.

Menurut Halim, peraturan bupati itu bisa jadi dasar hukum untuk membayar gaji honorer, guru tidak tetap, dan pegawai tidak tetap. Selain itu bisa digunakan untuk membiayai belanja mendesak lainnya, misalkan memperbaiki jalan atau menambal. Itu seperdua belas anggaran per bulan,” katanya.

Informasi yang diterima Halim, bulan ini anggaran untuk menambal jalan sebesar Rp 500 juta. “Mungkin nanti Pemkab Jember bisa membentuk tim reaksi cepat penambal lubang jalan untuk berkoordinasi dengan kepolisian, mengenai jalan-jalan mana yang mendesak ditambal sementara,” katanya.

Selain itu, ada belanja wajib untuk membayar rekening listrik, telepon, air. “Kami berharap APBD cepat selesai. Target pembicaraan awal dengan bupati adalah akhir bulan Maret ini,” kata Halim. Informasi yang diterimanya, pekan ini KUA-PPAS akan disampaikan ke DPRD Jember untuk dibahas bersama. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar