Politik Pemerintahan

Antusias Disambangi Machfud Arifin, Warga Surabaya Sambut dengan Tari Tradisional Khas

Surabaya (beritajatim.com) – Masyarakat Kota Surabaya sangat antusias ketika disambangi oleh calon Wali Kota Machfud Arifin. Bahkan warga sampai menyambut dengan Tari Remo dan Kuda Lumping.

Terpantau di Kelurahan Kali Kedinding, warga menyajikan Tari Remo untuk menghormati kedatangan Cak Machfud. Penari mengalungkan rangkaian bunga kepada pria kelahiran Ketintang tersebut saat memasuki lokasi.

Tarian Remo lantas beraksi mengiringi Cak Machfud dari saat tiba hingga ke tempat duduk yang disediakan. Selanjutnya, Para penari Remo melakukan aksinya dipertontonkan setelah Cak Machfud duduk di tempat yang telah disediakan.

Ketua Relawan Barisan Machfud Arfin (Brahma), H. Fauzi mengatakan Tari Remo dihadirkan atas inisiatif masyarakat. Tarian ini biasa dipentaskan untuk menyambut tamu kenegaraan.

“Warga sangat menghormati Wali Kota Surabaya selanjutnya yakni Pak Machfid Arifin dengan mementaskan Tarian Remo ini. Ini juga menunjukkan bahwa masyarakat di Kali Kedinding ini sepenuhnya mendukung Pak Machfud Arifin dalam Pilwali Surabaya 2020,” ujarnya.

Warga Balaskrumpik juga melakukan hal serupa, masyarakat menyajikan sambutan berupa Tarian Kuda Lumping. Cak Machfud pun diajak berpartisipasi dalam tarian tersebut.

Terlihat, mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma’ruf ini ikut menari bersama para penari kuda lumping bersama penari lainnya. Masyarakat pun sangat antusias saat sambung rasa bersama Cak Machfud tersebut.

“Pak Machfud Arifin memang figur yang harus kita hormati setinggi-tingginya karena beliaulah yang akan meneruskan kepemimpinan di Kota Surabaya. Beliau juga orangnya membumi mau membaur dengan masyarakat dan peduli, ketika diajak untuk ikut menari kuda lumping beliau bersedia, pemimpin seperti yang dibutuhkan oleh masyarakat Kota Surabaya,” ujar warga Balaskrumpik, Nila.

Sementara itu, Cak Machfud mengatakan samgat bahagia bisa menyapa warga Kota Surabaya dan mendapatkan sambutan yang meriah. Menurutnya, kesenian khas Surabaya tersebut perlu mendapat perhatian.

Oleh karenanya, tokoh pemimpin yang dikenal peduli ini berkomitmen akan memberdayakan, menjaga dan melestarikan kebudayaan masyarakat. Ia melihat kebudayaan dapat menjadi ciri khas pariwisata sehingga dapat memakmurkan masyarakat Kota Surabaya.

“Budaya dan kesenian adalah jati diri daerah kita, ini harus dijaga dan dilestarikan. Pementasan juga dapat dilakukan untuk menarik minat wisatawan agar ekonomi terus bergerak sehingga kota dan masyarakat menjadi lebih baik. Kedepannya akan saya perhatikan sebagai upaya penggerak ekonomi kita,” pungkas Cak Machfud. [hen/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar