Politik Pemerintahan

Antisipasi Peredaran Narkotika di Tempat Hiburan Malam, Satpol PP Kota Mojokerto Lakukan Ini

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono saat memberikan SE Walikota Mojokerto ke salah satu tempat hiburan malam. Foto : misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto memberikan Surat Edaran (SE) Walikota Mojokerto kepada pemilik tempat hiburan malam dan hotel di Kota Mojokerto. Ini dilakukan untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan minuman keras (miras).

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, SE Walikota Mojokerto tersebut diberikan sebagai himbau agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di tempat hiburan malam dan hotel di Kota Mojokerto. Seperti Mojo Karaoke, Royal Karaoke, X2X Karaoke, Graha Poppy dan Wates Karaoke.

“Banyak sekali masyarakat, khususnya adik-adik yang masih berstatus pelajar di Kota Mojokerto yang ikut menggunakan dan mengedarkan barang haram. Ini salah satu cara untuk mempersempit ruang gerak dari pengedar narkoba. Ini juga sekaligus himbauan bagi pemilik,” ungkapnya, Rabu (18/9/2019).

Apabila ada indikasi ditemukan penyalahgunaan barang haram tempat hiburan malam, lanjut Dodik, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP) dan pihak berwajib lainnya. Pihaknya akan melakukan evaluasi terkait tempat hiburan malam tersebut.

“Kami akan mengevaluasi perizinan tempat hiburan malam, karaoke, hotel, cafe dan kos kosan apabila ditemukan narkotika dan lain lain. Jika ditemukan, sanksi tegas yang akan kami terapkan yakni segel dan kami akan cabut ijin beroperasi tempat hiburan malam tersebut,” tegasnya.

Dodik menambahkan, pihaknya akan melakukan penyegelan apabila masih ditemukan penggunaan dan peredaran barang berbahaya tersebut. SE Walikota Mojokerto trsebut juga diedarkan kepada semua pemilik kos melalui camat maupun lurah setempat.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar