Politik Pemerintahan

Ansor Sidoarjo Deklarasi Anti Politik Uang

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kab. Sidoarjo melakukan Deklarasi Satgas Anti Money Politik Dalam Menjadikan Pemilu Bermartabat Tanpa politik Uang Pilkada Kabupaten Sidoarjo 2020, Minggu (29/11/2020).

Ada enam janji yang diucapkan dalam deklarasi yang diikuti jajaran pengurus Ansor serta Banser (Barisan Ansor Serba Guna) NU di depan dua anggota komisioner utusan Bawaslu Kab. Sidoarjo tersebut.

Pertama, Ansor dan Banser NU menolak dan melawan praktek money politik dalam Pilkada Kabupaten Sidoarjo Tahun 2020.

Kedua, Ansor dan Banser NU siap mengawal Pilkada Kab. Sidoarjoy 2020 dari praktek money politik karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan Rakyat.

Ketiga, tidak membenarkan money politik sebagai sarana meraih simpati pemilih karena mencederai integritas dan kedaulatan rakyat.

Keempat, mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi dan misi serta program kerja para calon kepala daerah.

Kelima, mendukung kegiatan pengawasan dan penanganan pelanggaran terhadap praktek money politik dan tindak pidana pemilihan yang dilakukan oleh lembaga pengawas pemilu.

Keenam, memastikan berjalannya proses penanganan pelanggaran, tindak pidana money politik dan tindak pidana lainnya dalam pemilu.

Ketua PC GP Ansor Kab. Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin mengatakan, langkah Ansor ini dilakukan karena hasil Konferensi Ansor Cabang (Konfercab) Kab. Sidoarjo, bagaimana ke depan Ansor Hebat Sidoarjo Bermartabat, seperti dalam tagline Ansor.

Lah harapan sama seperti Sahabat Ansor Banser semuanya Pilkada 2020 besok juga harus bermartabat. Artinya bermartabat bebas dari money politik. Hari ini Ansor dan Banser NU deklarasi dan segera aksi bersama satgas yang ada di 18 kecamatan, untuk memerangi hal tersebut.

“Tiap kecamatan nanti ada 30 satgas yang akan bergerak berkelilkng di desa-desa, semua TPS yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Mereka akan bergerak dengan sendirinya, di manapun ada gerakan money politik, maka akan segera dilaporkan kepada Bawaslu Kab Sidoarjo,” katanya usai deklarasi.

Rizza menambahkan, ada 6 poin yang dideklarasikan tersebut, harapannya menjadikan proses demokrasi yang ada di Sidoarjo ini benar-benar sesuai dengan aspirasi rakyat, sesuai dengan keinginan hati nurani rakyat, sehingga tidak terjadi dengan adanya money politik.

“Ya jadi kami berkeinginan, bagaimanapun proses demokrasi, ketika proses ini kita lalui dengan benar, maka nanti hasilnya akan menghasilkan pemimpin yang benar. Ketika ini proses tidak benar Maka hasilnya pun pemimpin Sidoarjo juga kurang benar. Langkah kami ini 100% membantu untuk melancarkan menjadikan agenda Pilkada Sidoarjo 2020 yang ada di Bawaslu dan KPU Sidoarjo,” tandasnya.

Sementara Komisioner Bawaslu Sidoarjo Agung Nugraha megatakan, memang kalau bicara kontek Pilkada dalam bentuk apapun, ini adalah gawe bareng semua elemen yang ada di masyarakat.

Dengan adanya langkah sahabat- sahabat dari GP Ansor ini juga memberikan dukungan kuat, khususnya terhadap gerakan politik uang yang menjadi momok dan cedera dalam setiap proses Pilkada 2020.

“Pasti ini bagian dari penguatan kami dalam melakukan pengawasan. Memang jumlah jajaran baik penyelenggara dan pengawas, tidak sampai dari 5% dari jumlah pemilih yang ada di Sidoarjo,” terangnya.

Sambung Agung, dengan banyaknya elemen-elemen masyarakat, hari ini semakin bisa memastikan bahwa proses pemilihan kepala daerah akan mendekati proses pemilihan kepala daerah yang sehat dan bermartabat.

Karena martabak terbesar di dalam sebuah proses pemilihan kepala daerah yang pertama menyangkut masalah mulai tidak adanya ujaran kebencian maupun yang berikutnya itu tidak adanya gerakan politik uang ataupun gerakan berdalih bansos untuk kepentingan politisasi yang dilakukan oleh para calon.

“Saya yakin ini bermanfaat dan semakin menyempitkan ruang adanya politik uang. Dan insya Allah ini akan benar-benar menjadikan Sidoarjo ke depan menjadi lebih baik karena tidak ada politik uang.

“Langkah teman-teman GP Ansor hari ini dalam membangun satgas pasti akan kami komunikasikan dengan teman-teman Polresta sidoarjo dan Gakumdu Pilkada Sidoarjo 2020,” jelas dia. [isa/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar