Politik Pemerintahan

Tutup Tempat Hiburan dan Karaoke

Ansor Pamekasan Dukung Penuh Langkah Pemkab

Pamekasan (beritajatim.com) – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Pamekasan mengapresiasi langkah pemerintah kabupaten (pemkab) setempat, yang menutup tempat hiburan dan karaoke di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, Selasa (1/1/2019) kemarin.

Kelima tempat hiburan dan karaoke tersebut, meliputi Hotel dan Restoran Putri di Jl Trunojoyo, Kafe Kampung Q-ta di Jl Wahid Hasyim, Kafe Pujasera di Jl Niaga, Kafe & Resto King Wan di Kelurahan Kolpajung, dan Karaoke Dapur Desa di Jl Raya Trasak, Kecamatan Pademawu.

“Kami sangat mendukung langkah yang dilakukan pemkab yang menutup tempat hiburan dan karaoke di Pamekasan, ini langkah maju di tahun baru,” kata Ketua GP Ansor Pamekasan Syafiuddin, Selasa (2/1/2019).

Selain itu pihaknya menilai langkah tersebut sejalan dengan jargon Bumi Gerbang Salam yang sangat identik dengan Pamekasan. “Penutupan tempat maksiat berdasar masukan dari masyarakat, para ulama dan tokoh masyarakat. Tentu menjadi dasar konkrit dan berani yang dilakukan pemkab Pamekasan,” ungkapnya.

“Kita punya slogan Gerbang Salam, dimana nilai-nilai Islam menjadi spirit utama dalam pembangunan dari segala sektor kehidupan. Kami mendukung penuh penutupan tempat hiburan dan karaoke yang diindikasikan menjadi tempat maksiat,” tegasnya.

Penutupan kelima tempat hiburan dan karaoke dilakukan langsung oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam bersama Wakil Bupati Raja’e, didampingi Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo, Dandim 0826 Letkol Inf M Efendi, Pj Sekda Pamekasan Mohammad Alwi, serta jajaran pimpinan Satpol-PP Pamekasan.

Tidak hanya itu, proses penutupan juga diikuti sejumlah pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Pamekasan. Di antaranya Laskar Pembela Islam (LPI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) serta jajaran ormas lainnya. [pin/ted] 





Apa Reaksi Anda?

Komentar