Politik Pemerintahan

Angka Kemiskinan di Kabupaten Mojokerto Ditarget Turun 9 Persen

foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto menargetkan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Mojokerto turun 8,5 persen hingga 9 persen. Pasalnya, Progam Keluarga Harapan (PKH) dinilai cukup ampuh untuk mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Mojokerto.

Sekretaris Dinsos Kabupaten Mojokerto, Iwan mengatakan, indeks angka kemiskinan di Kabupaten Mojokerto cenderung turun setiap tahunnya. “Saat ini, angka kemiskinan di Kabupaten Mojokerto mencapai 115.738 rumah tangga. Target tahun ini, bisa turun 8,5 persen sampai 9 persen,” ungkapnya, Jumat (24/1/2020).

Masih kata Iwan, PKH dan KPM turut menyumbang turunnya angka kemiskinan di Kabupaten Mojokerto. Jumlah penerima PKH tahun 2019 di Kabupaten Mojokerto sebanyak 35.068 keluarga penerima manfaat. Dinsos Kabupaten Mojokerto telah menuntaskan labelisasi sebanyak 35.068 Keluarga Penerima Manfaat.

“Untuk jumlah usulan penerima KPM/ PKH tahun 2020 ada 2.235 keluarga penerima manfaat. Meskipun ada penyusutan setiap tahunnya, penambahan penerima KPM/ PKH tahun 2020 tetap ada sesuai kuota itu berlaku selama satu tahun ini,” katanya.

Tapi setiap tahun ada penyusutan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Mojokerto, lanjut Iwan, karena anaknya sudah bekerja sehingga mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya. Sehingga KPM kebanyakan mengembalikan kartu PKH karena menganggap sudah mampu secara finansial. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar