Politik Pemerintahan

Sakit Usai Penghitungan Suara

Anggota KPPS di Tuban Meninggal Dunia

Tuban (beritajatim.com) – Edi Supandi (48), seorang petugas dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 24 Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban mengalami sakit mendadak sejak selesai proses penghitungan suara di TPS Kamis (18/4/2019) lalu.

Dia diduga sakit lantaran terlalu capek saat menjalankan tugasnya sebagai anggota KPPS. Sebelum meninggal Edi sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit meski akhirnya nyawanya tidak bisa tertolong, Minggu (21/4/2019).

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, Edi yang terkenal tidak pernah mengeluh itu diketahui sakit sejak selesai proses penghitungan surat suara Pilpres dan Pileg 2019 di TPS. Yang mana proses rekapitulasi di TPS 24 Kelurahanan Gedongombo itu berlangsung sampai pagi hari.

“Proses penghitungan surat suara di TPS 24 itu berlangsung sampai pukul 06.00 wib tanggal 18 April,” terang AKP Desis Susilo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban.

Setelah semua proses tahapan pelaksanaan Pemilu di tingkat TPS itu selesai, Edi kemudian pulang ke rumahnya. Ketika sampai di rumah, anggota KPPS tersebut langsung merasakan terlalu capek serta merasa mulai sakit, lalu ia beristirahat.

“Berdasarkan keterangan keluarga, yang berangkutan itu kecapekan pada saat penghitungan suara. Selanjutnya, tadi pagi yang bersangkutan mengalami pingsan dan kemudian dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya,” sambung AKP Desis Susilo.

Sementara setelah dalam perawatan di rumah sakit, akhirnya Edi Supandi meninggal dunia sekitar pukul 15.30 Wib sore tadi. Saat ini untuk jenazah petugas KPPS yang diduga sakit setelah bekerja nonstop selama sekitar 24 jam tersebut sudah berada di rumah duka yang di Lingkungan Dondong, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban itu.

“Untuk jenazah sudah di rumah duka dan malam ini langsung dimakamkan,” pungkasnya. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar