Politik Pemerintahan

Anggota DPRD Surabaya: PPKM Akan Lumpuhkan Roda Ekonomi

Surabaya (beritajatim.com) – Rencana Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada tanggal 11-25 Januari mendapatkan penolakan. Salah satunya datang dari kalangan DPRD Surabaya. Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz di Surabaya, Jumat, mengatakan tidak ada satupun wilayah atau daerah yang senang diberlakukan PPKM.

“PPKM akan sangat mungkin melumpuhkan roda ekonomi. Saat ini di Surabaya roda perekonomian merangkak bangkit. Tapi ketika diterapkan PPKM maka akan terpukul kembali,” ujarnya

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mempertanyakan kebijakan pemerintah yang tidak menyerahkan PPKM ke masing-masing daerah. Apalagi, lanjut dia, saat ini sudah ada otonomi daerah.

Menurut dia, otonomi daerah bisa dikatakan sebagai desentralisasi bukan sentralistik. Namun, lanjut dia, ketika ada instruksi seperti itu dari pemerintah pusat, maka sistim sentralistik mulai diterapkan lagi.

Mahfudz mengatakan sebaiknya tidak perlu ada PPKM di Surabaya, melainkan yang terpenting adalah penerapan protokol kesehatan (prokes) di semua lini secara ketat.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana akan menyampaikan usulan kepada Menteri Dalam Negeri tentang Pembatasan Skala Mikro untuk Surabaya. “Hari ini Saya sampaikan dalam Rapat Koordinasi dengan Pak Mendagri melalui daring. Mengapa Surabaya mempertanyakan soal pembatasan,” kata Whisnu, Jumat (8/1/2021).

Dikatakan Whisnu ada beberapa point penting yang akan disampaikan. Pertama mempertanyakan indikator utama mengapa Surabaya masuk kedalam salah satu kota yang akan menjalani pembatasan pada 11-25 Januari mendatang.

Kedua, Surabaya sudah memasuki zona orange.”Dibandingkan daerah lain, kan sudah ada penurunan status,” imbuh Whisnu.

Seharusnya, dalam penentuan indikator wilayah daerah lain di Jawa Timur yang masih berstatus zona Merah perlu diterapkan. “Lamongan, Blitar, Ngawi itu sebenarnya yang harus menjalani pembatasan. Jangan hanya Surabaya Raya dan Malang Raya,” ungkap pejabat yang akrab disapa WS ini. [ifw/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar