Politik Pemerintahan

Anggota DPRD Jatim: PSBB Jangan Seperti Episode di Sinetron

Deni Wicaksono, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Anggota DPRD Jatim kembali mengkritisi Pemprov Jatim yang dinilai kurang optimal mengawal pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya Raya. PSBB diperpanjang kembali untuk tahap ketiga pada 26 Mei sampai 8 Juni 2020.

“Satgas PSBB Jatim tidak melakukan evaluasi PSBB tahap I dan II secara menyeluruh. Apa yang kurang dari tahap I, sehingga harus dibenahi di tahap II, lalu apa yang kurang di tahap II untuk dibenahi di tahap III,” tegas Deni Wicaksono, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rabu (27/5/2020).

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan tidak adanya transparansi dan serapan anggaran selama PSBB. “Apa yang terjadi di dalam tim, evaluasinya bagaimana, indikatornya kinerjanya apa saja, publik tidak pernah tahu,” jelas politisi muda tersebut.

Deni juga mengkritisi belum adanya koordinasi dan satu kata antara Pemprov Jatim dan kabupaten/kota.

Deni meminta Pemprov Jatim untuk lebih fokus mendengar keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Deni berharap PSBB jilid 3 adalah PSBB seri terakhir karena Pemprov Jatim harus bisa mengonsolidasikan seluruh kekuatan, termasuk pemkab dan pemkot. “PSBB jangan seperti sinetron yang episodenya sampai puluhan bahkan ratusan,” pungkas Deni. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar