Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Anggarkan Rp 11,2 M, Pemkab Ponorogo Lakukan Lagi Face Off Pedestrian

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Face off pedestrian jalan protokol kembali akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pada tahun 2022 ini.

Tak tanggung-tanggung, Pemkab Ponorogo menggelontorkan total dana mencapai Rp 11,2 miliar untuk face off pedestrian di Jalan Sudirman bagian selatan dan Jalan Urip Sumoharjo bagian selatan dan utara.

“Tahun ini kita lakukan face off lagi pedestrian. Yakni menyelesaikan pedestrian bagian selatan di Jalan Sudirman dan Jalan Urip Sumoharjo pedestrian bagian selatan dan utara,” kata Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Jumat (20/5/2022).

Untuk pedestrian di Jalan Sudirman bagian selatan, Pemkab Ponorogo menggelontorkan pagu anggaran sebesar Rp 3,1 miliar. Panjang proyek pedestrian di kawasan tersebut, dimulai dari pertigaan Ngepos hingga traffic light bagian selatan Alon-alon Ponorogo.

Dalam face off tersebut, trotoar akan diperlebar menjadi 3 meter 15 centimeter. Dengan pelebaran trotoar di sisi kanan dan kiri, kini ruas jalan di Jalan Sudirman lebarnya menjadi 13 meter 15 centimeter.

“Jalan Sudirman nanti trotoarnya kanan dan kiri cantik. Tahun ini melanjutkan untuk bagian selatan, tahun lalu baru bagian utara yang dilakukan face off,” katanya.

Sementara untuk face off pedestrian di Jalan Urip Sumoharjo, anggarannya pun lebih besar lagi. Yakni sebesar Rp 8,1 miliar. Hal tersebut dikarenakan yang dilakukan face off di dua sisi, yakni bagian selatan dan utara. Dimana proyek tersebut dimulai dari perempatan Kelurahan Tambakbayan hingga di Pos Satlantas 901 Pasar Legi.

Dengan face off ini, tentunya trotoar di sisi selatan dan utara akan mengalami pelebaran. Dimasa sisi selatan dan utara itu melebar menjadi 4 meter 35 centimeter. Lebar Jalan Urip Sumoharjo nantinya bakal menyempit menjadi 11 meter.

“Sambil menunggu pekerjaan yang akan dilelang pada bulan Juni depan, kita telah berkonsentrasi untuk menyosialisasikan kepada warga yang tinggal di jalan tersebut,” katanya.

Setelah mendapatkan sosialisasi, Kang Giri berharap warga yang tinggal di kanan dan kiri trotoar untuk membongkar atau merapikan bangunan yang menjorok ke jalan. Saat ini petugas juga mulai melaksanakan merobohkan pohon yang tumbuh lama di trotoar yang akan dilakukan face off.

“Pohon lama yang akarnya merusak trotoar akan ditebang, diganti dengan yang baru, yang lebih rindang. Perlu dipahami kita tidak sedang merusak kita, namun sedang menata kota agar lebih baik lagi,” pungkasnya. (end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar