Politik Pemerintahan

Anggaran Terdampak Recofusing, Perekrutan Jabatan Perangkat Desa Ditangguhkan

Sekda Agus Pramono(foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Masyarakat yang berminat ingin menjadi perangkat desa, nampaknya harus gigit jari. Pasalnya, Pemkab Ponorogo melakukan penghentian sementara tahapan pengisian lowongan jabatan perangkat desa tahun 2021 ini. Hal tersebut dilakukan karena keadaan keuangan daerah yang terbatas. Pasca adanya recofusing untuk penanganan Covid-19.

“Benar kita melakukan penghentian sementara pengisian jabatan perangkat desa. Sebab, keuangan daerah terbatas, apalagi ada recofusing untuk penanganan Covid-19,” kata Sekda Agus Pramono, Jumat (23/4/2021).

Menurut data dari Sekda Ponorogo, ada 68 lowongan jabatan perangkat desa yang saat ini berproses, namun terpaksa dihentikan sementara. Agus menyebut jika proses perekrutan jabatan perangkat desa ini membutuhkan anggaran yang tidak kecil. Rencananya proses perekrutan akan dimulai lagi, setelah ada penghitungan anggaran kebutuhan melalui perubahan APBD 2021.

“Biaya untuk 68 lowongan jabatan perangkat desa kan juga tidak kecil. Rencananya akan diakomodir pasca perubahan APBD 2021,” katanya.

Agus menegaskan jika penghentian ini, tidak akan membatalkan proses perekrutan yang telah ada. Sehingga nantinya ketika perekrutan dimulai lagi, maka tinggal melanjutkan tahapan yang telah dilalui. Pihaknya tidak gegabah untuk meneruskan perekrutan saat ini.

“Kalau proses ini diteruskan dan mereka dilantik dan bekerja, sementara penghasilan tetap (siltap) belum cair atau tidak digaji malah akan menimbulkan masalah lagi, jalan tengahnya di hentikan sementara dulu,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar