Politik Pemerintahan

Anggaran Penanganan Covid-19 di BPBD Tak Ada Penambahan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Nadif Ulfia

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Nadif Ulfia mengatakan, penganggaran penanganan Covid-19 tidak ada penambahan dalam Perubahan – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2020, Jumat (24/7/2020).

“Untuk penganggaran penanganan Covid-19 di BPBD tidak ada penambahan,” ujarnya usai rapat Anggaran dengan Tim Anggaran serta SKPD, terkait Pebahasan KUA PPAS Kabupaten Bojongoro tahun 2020 di Ruang Paripurna DPRD Bojonegoro, kemarin.

Dalam penanganan Covid-19, BPBD Bojonegoro meganggarka sebesar Rp 8 miliar lebih. Anggaran yang berasal dari BPBD ini difokuskan untuk pemulihan ekonomi bagi warga yang terdampak dan pencegahan penyebaran Covid-19 selama masa pandemi.

“Salah satunya untuk memberi bantuan sembako kepada pedagang yang biasanya berjualan di sekolah, nilainya sekitar Rp970 juta, untuk pencegahan digunakan dalam pengadaan bilik disinfektan Rp200 juta, pengadaan masker dan operasional petugas,” pungkasnya. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar