Politik Pemerintahan

Anggaran Pembangunan Alun-alun Kabupaten Malang Dialihkan untuk Corona

Malang (beritajatim.com) – Rencana pembangunan mega proyek Alun-alun Kabupaten Malang terpaksa ditunda untuk sementara waktu.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya atau DPKPCK Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, melalui Sekretaris DPKPCK Kabupaten Malang, Ahmad Wahyudi menegaskan hingga saat ini proyek pembangunan alun-alun itu masih dalam tahap pembebasan lahan. Namun, informasi terakhir yang didapat, masalah lahan tersebut sudah kelar.

“Sepertinya ya masih pembebasan lahan, kan itu lintas sektoral,” ucapnya, Rabu (22/4/2020).

Anggaran yang awalnya diperuntukkan untuk pembangunan itu dialihkan bagi penanganan Covid-19. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Malang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar untuk alun-alun tersebut.

“Rasionalisasi dialihkan untuk Covid-19,” papar Wahyudi.

Tidak hanya alun-alun, ada banyak proyek lain yang juga terpaksa harus ditunda pelaksanaannya lantaran semua fokus untuk penanganan Covid-19 ini. “Semuanya, ditunda,” tukasnya.

Rencana pembangunan alun-alun itu sendiri sebenarnya telah didengungkan sejak tahun 2017 lalu. Rencananya, alun-alun tersebut bakal dibangun di area belakang Kantor Bupati Malang, Jalan Raya Panji, Kepanjen.

Pihak DPKPCK sendiri telah menyelesaikan desain dan konsep alun-alun tersebut. Hanya tinggal menunggu waktu, mega proyek itu bisa dilaksanakan. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar