Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Anggaran Jamkesda SPM di Jember Diusulkan Ditambah Jadi Rp 37 M

Ikbal Wildana Fardana, juru bicara Fraksi PPP

Jember (beritajatim.com) – Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya (GIB) mengusulkan adanya tambahan alokasi anggaran untuk jaminan kesehatan daerah (jamkesda) dengan menggunakan surat pernyataan miskin (SPM), dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2022.

“Jika sebelumnya, Dinas Kesehatan hanya mengalokasikan anggaran SPM Rp 27 miliar untuk layanan kesehatan warga miskin, maka kami mengusulkan tambahan anggaran menjadi Rp 37 miliar, dengan harapan cukup untuk pemenuhan kebutuhan sepanjang 2022,” kata Ardi Pujo Prabowo, juru bicara Fraksi GIB dalam pandangan akhir fraksi di Sidang Paripurna Penetapan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2022, di gedung parlemen, Kamis (18/11/2021).

Ardi mengatakan, itu wujud komitmen Fraksi Gerakan Indonesia Berkarya agar efektivitas pembangunan, pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat, dalam hal menurunkan angka kemiskinan, bisa diwujudkan. Fraksi GIB berharap dengan adanya tambahan ini seluruh warga miskin di Jember, khususnya yang belum masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau program sosial lainnya bisa menikmati layanan kesehatan gratis tanpa terkecuali.

Sementara itu, juru bicara Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Ikbal Wildana Fardana meminta kepada pemerintah agar mengantisipasi munculnya panyakit demam berdarah. “Penyakit ini merupakan penyakit yang memiliki resiko kematian sangat tinggi. Sementara saat ini Pemerintah Daerah masih fokus menangani pandemi Covid-19,” katanya.

“Bentuk antisipasi terhadap wabah penyakit yang berpotensi muncul saat musim hujan seperti sekarang ini, misalnya dengan menyiapkan tenaga medis yang memadai, melakukan sosialisasi 3 M (Menguras, Mengubur, Menutup) kepada masyarakat serta melakukan fogging dan sebagainya,” kata Ikbal. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar