Politik Pemerintahan

Anggaran Bantuan Subsidi Upah di Kabupaten Mojokerto Capai Rp180 Miliar

Foto ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto mencatat sebanyak 75.000 pekerja di Kabupaten Mojokerto yang masuk daftar calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Sehingga total anggaran mencapai Rp180 milyar.

Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto, Nugroho Budi Sulistyo mengatakan, bantuan subsidi BSU akan diberikan secara bertahap senilai Rp600 selama empat bulan atau sekitar Rp2,4 juta. Artinya apabila 75.000 orang akan menerima BSU, maka dana subsidi dari Pemerintah Pusat untuk para pekerja di Kabupaten Mojokerto mencapai sekitar Rp180 miliar.

“Tahap pertama sudah di-launching cair 2,5 juta orang, namun hari ini kita belum cek pekerja di Mojokerto sudah menerima BSU atau belum, karena dari KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)¬†langsung ke rekening masing-masing pekerja,” ungkapnya, Sabtu (29/8/2020).

Masih kata Nugroho, pelaksanaan pendataan dan verifikasi daerah sesuai ketentuan yaitu pekerja yang mempunyai NIK (Nomor Induk Kependudukan), kepesertaan BPJamsostek aktif sampai Juni 2020, nomor rekening bank aktif atas nama yang bersangkutan.

“Data itu sudah ada bahwa yang aktif kepesertaan BPJamsostek statusnya adalah pekerja. Dengan adanya bantuan subsidi BSU dari Pemerintah Pusat ini paling tidak dapat menjaga daya beli masyarakat stabil di Kabupaten Mojokerto karena teman-teman ini terdampak pandemi Covid-19,” katanya.

Apalagi, lanjut Nugroho, jika dengan adanya stimulus BSU tersebut dapat mendongkrak daya beli yang imbasnya pada pertumbuhan ekonomi. Sehingga pertumbuhan ekonomi khususnya di Kabupaten Mojokerto tidak semakin terpuruk. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar