Politik Pemerintahan

Anak Buahnya Dipanggil KPK, Kepala DPMD Jatim Tidak Tahu

Surabaya (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Ahmad Sukardi dalam penyidikan kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2018.

Ahmad Sukardi diperiksa untuk tersangka Supriyono yang merupakan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung periode 2014-2019. “Ahmad Sukardi diperiksa sebagai saksi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (31/7/2019).

Selain itu, lanjut Febri, penyidik juga memanggil Dwi Yuniati yang merupakan seorang PNS. Supriyono pun, hari ini dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka. Febri belum menjelaskan materi pemeriksaan terhadap Ahmad Sukardi dan Dwi Yuniati dalam kasus ini.

Beritajatim.com memperoleh informasi bahwa Dwi Yuniati adalah seorang staf di Seksi Administrasi dan Aset Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jatim.

Dwi Yuniati adalah istri dari Toni Indrayanto (Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim). Toni sendiri sudah diperiksa KPK beberapa kali sebagai saksi dalam kasus yang sama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jatim, Mohammad Yasin ketika dikonfirmasi beritajatim.com, Rabu (31/7/2019) membenarkan bahwa Dwi Yuniati adalah staf di OPD yang dipimpinnya.

“Benar, Bu Dwi Yuniati staf di DPMD Jatim. Dia bekerja di Seksi Administrasi dan Aset Desa DPMD Jatim. Tapi saya tidak tahu kalau yang bersangkutan dipanggil KPK. Atas kasus apa Mas? Nanti saya kroscek dulu,” kata Yasin.

Diberitakan sebelumnya, KPK juga telah memanggil Mantan Kepala Bidang Fisik Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jawa Timur Budi Juniarto, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Fattah Jasin (mantan Kepala Bappeda Jatim), mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Timur Budi Setiawan, dan Kepala Bidang Inpraswil Bappeda Provinsi Jawa Timur Toni Indrayanto.

Febri menyebut, pemeriksaan Budi dan Toni untuk mengkonfirmasi pengetahuan para saksi terkait proses pemberian anggaran dari Provinsi Jawa Timur ke Kabupaten Tulungagung.

KPK juga pernah menggeledah lima lokasi di Jawa Timur terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Penggeledahan dilakukan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Propinsi Jawa Timur dan empat rumah pejabat serta mantan pejabat di lingkungan Pemprov Jawa Timur dan juga anggota DPR RI.

Empat lokasi yang digeledah pada Kamis (11/7/2019) lalu, yakni rumah Budi Juniarto (Mantan Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), rumah Toni Indrayanto (Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), rumah Budi Setiawan (Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim) dan rumah Ahmad Riski Sadig (Anggota DPR RI dari PAN).

“Dari empat lokasi itu kami sita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam. Penggeledahan dilakukan terkait dengan sumber dana APBD Tulungagung dari Bantuan Keuangan APBD Provinsi Jawa Timur,” kata Febri. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar