Politik Pemerintahan

Amankan Pilkada Mojokerto 2020, Tim UPRC Gajah Mada Diterjunkan

Atraksi yang ditunjukan Tim UPRC Gajah Mada Polresta Mojokerto dalam Apel Gelar Pasukan Kesiapan dalam Rangka Pengamanan Pilkada 2020. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Atraksi gabungan Team Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Gajah Mada Polresta Mojokerto bersama Kodim 0815 Mojokerto turut dihadirkan dalam Apel Gelar Pasukan Kesiapan dalam Rangka Pengamanan Pilkada 2020. Apel sendiri digelar di Lapangan Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Sebanyak 367 personil Polresta Mojokerto, 120 personil Kodim 0815 Mojokerto dan 926 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) akan dilibatkan dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Dalam apel sendiri, gabungan Team UPRC Gajah Mada Polresta Mojokerto bersama Kodim 0815 Mojokerto menunjukkan atraksi.

Dengan menggunakan sepeda motor trail, para personil melakukan adegan freestyle di hadapan undangan yang hadir. Diantara Forkopimda mengundang bakal pasangan calon (bapaslon) dan partai politik (parpol) pengusung. Dari tiga bapaslon, yang terlihat hanya pasangan Ikfina Fatmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) bersama parpol pengusung.

Atraksi yang ditunjukan Tim UPRC Gajah Mada Polresta Mojokerto dalam Apel Gelar Pasukan Kesiapan dalam Rangka Pengamanan Pilkada 2020. [Foto: misti/bj.com]

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, bersama personil Kodim 0815 dan Linmas, ratusan personil Polresta Mojokerto akan melakukan pengamanan dalam rangkaian Pilkada serentak 2020. “Mulai tahapan kampanye, pencoblosan, masa tenang dan sebagainya,” ungkapnya, Kamis (16/9/2020).

Termasuk gabungan Team UPRC Gajah Mada Polresta Mojokerto bersama Kodim 0815 Mojokerto. Atraksi tersebut menunjukkan kepada masyarakat bawah kemampuan, ketangkasan TNI/Polri senantiasa diperlihatkan untuk bisa mengayomi, melayani dan mengamankan Pilkada itu sendiri.

“Kami mengharapkan kepada masyarakat agar benar-benar mensukseskan Pilkada serentak 2020 itu sendiri. Mengingat masa pandemi Covid-19, utamanya yang menjadi perhatian pemerintahan yakni tidak adanya pelanggaran protokol kesehatan,” katanya.(tin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar