Politik Pemerintahan

Amankan Pilkada Gresik, Polisi Kerahkan 2.260 Personel Gabungan

Gresik (beritajatim.com) – Kendati pelaksanaan Pilkada Gresik kurang tiga bulan lagi. Aparat kepolisian tak ingin kecolongan. Sebagai bentuk keseriusannya mengamankan pilkada, Polres Gresik mengerahkan 2.260 personel gabungan yang terdiri dari gabungan Polri, TNI maupun Linmas.

Kesiapan itu disampaikan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat dikunjungi oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

“Kedatangan Wakapolda Jatim adalah untuk mengecek kesiapan Polres Gresik dalam pengamanan Pilkada 2020. Dan kami sampaikan pengamanan sudah siap,” ujar AKBP Arief Fitrianto, Rabu (30/09/2020).

Perwira dengan dua melati itu juga menyampaikan bahwa Wakapolda mengingatkan netralitas dan professionalitas jajaran kepolisian. Agar korps Bhayangkara tidak ikut terjun dalam politik praktis.

“Jika terbukti ada anggota yang tidak netral dan melanggar kode etik, sanksi tegas siap ditegakkan. Baik itu pencopotan jabatan hingga sanksi yang lebih tegas lainnya,” ungkap Arief Fitrianto.

Sementara itu, secara terpisah KPU Gresik menggelar sosialisasi pemilihan untuk meningkatkan partisipasi pemuda. Bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Gresik.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan, keputusan untuk melanjutkan Pilkada 2020 ini tentu berimplikasi pada seluruh tahapan persiapan maupun pelaksanaan.

“Pilkada kali ini sangat menantang. Setidaknya, pada Januari lalu tahapan awal sudah dimulai, namun pada Maret 2020 dihentikan karena pandemi,” katanya.

Dengan berbagai pertimbangan dan kajian kata Roni, telah diputuskan bahwa pelaksanaan dimulai kembali pada 9 Desember.

“Protokol kesehatan ketat diterapkan. Bahkan, kami ditargetkan partisipasi pemilih minimal 77,5 persen,” katanya.

Saat ditanya alasan melakukan sosialisasi ke pemilih muda. Dijelaskan Akhmad Roni, andil para pemuda ataupun pemilih pemula tentu menjadi kunci suksesnya Pilkada Gresik kali ini.

“Basis pemilih pemuda cukup besar. Yakni 40 persen dari total daftar pemilih sementara (DPS) 921.296 jiwa,” paparnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar