Politik Pemerintahan

Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Malang Tolak RUU KPK

Demonstrasi tolak UU KPK.

Malang (beritajatim.com) – Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Malang Raya mengelar aksi demonstrasi di depan DPRD Kota Malang, Rabu (18/9/2019). Mereka memprotes pengesahan revisi Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi oleh DPR RI.

Koordinator aksi, Eki Maulana Ibrahim mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memprotes dan menolak pengesahan UU KPK. Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Malang Raya terdiri dari mahasiswa, akademikus dan pegiat anti korupsi.

Demonstran juga melakukan aksi teatrikal saat menyuarakan aspirasinya. Seorang demonstran menggunakan topeng berhidung panjang. Tepat disampingnya replika gedung KPK penuh dengan taburan bunga. Sementara demonstran lainnya membawa payung hitam dan berbagai poster tuntutan.

“Saat ini kami ingin menyuarakan bahwa demokratisasi di Indonesia telah mati. KPK juga telah mati, karena pengesahan UU KPK. Kita ingin untuk mengupayakan konstitusional reveiew di MK berkaitan dengan pasal-pasal yang melemahkan KPK,” kata Eki.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Malang juga ikut dalam aksi demontrasi ini. Ketua AJI Malang, Muhammad Zainudin mengatakan Presiden RI Joko Widodo dan DPR RI telah memberikan kejutan rakyat Indonesia. Kejutan itu, berupa pelemahan terhadap lembaga antirasuah itu.

“Presiden dan DPR memberi kejutan. Mengesahkan UU KPK. Lembaga antirasuah dimatikan. Ancaman bagi gerakan antikorupsi. KPK tak bisa diharapkan membongkar korupsi. UU dan pimpinan telah lemah, tak memiliki daya memberantas korupsi,” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar