Politik Pemerintahan

Aktivis Mahasiswa: Cak Firman Jenderal Lapangan Aksi Demo 1998

Surabaya (beritajatim.com) – Aktivis mahasiswa Surabaya, Holili jengah dengan pernyataan beberapa pengamat amatiran tentang Bakal Calon Walikota Surabaya yang disinyalir dan disindir sekadar bawa nama besar keluarga.

Semisal anak mantan walikota, keponakan gubernur, anak walikota, anak mantan gubernur, keponakan menteri, mantan Juru Bicara Tim Sukses Gubernur, teman dekat Gubernur, pejabat kesayangan Walikota dan lain sebagainya.

Khusus tentang Firman Syah Ali (Cak Firman), Holili menegaskan bahwa yang bersangkutan punya nama besar sendiri selain nama besar keluarga.

“Satu sisi, Firman Syah Ali memang keponakan orang besar negeri ini, guru bangsa, yaitu Prof Mahfud MD. Tapi pada sisi lain, Firman Syah Ali juga tokoh demonstran kelas kakap, jenderal lapangan aksi reformasi 1998, salah satu penggerak utama lautan massa pada masa itu,” katanya melalui rilis kepada beritajatim.com, Selasa (7/1/2020).

“Cak Firman ini besar sebagai aktivis sejati, sejak usia SMP sudah berani protes pemerintah. Pemikirannya sangat kritis dan sering diekspresikan dalam bentuk tulisan,” tutur pentolan mahasiswa UINSA ini.

Selain pemikir dan pejuang perlawanan terhadap rezim orde baru, Firman Syah Ali juga meraih prestasi akademik dan kejuaraan ilmiah nasional yang sangat membanggakan. “Karakter Cak Firman yang paling menonjol adalah cerdas dan pemberani, ada orang cerdas namun penakut, banyak orang pemberani namun kurang cerdas, nah Cak Firman ini dua-duanya,” lanjut aktivis anti korupsi ini.

“Secara organisatoris, Prof Mahfud MD merupakan tokoh HMI, sedangkan Firman Syah Ali merupakan tokoh PMII. Prof Mahfud pernah menjadi koordinator Presidium KAHMI, sedangkan Cak Firman pernah masuk jajaran Pengurus Besar PMII. Jadi, Pak Mahfud dan Cak Firman ini sama-sama aktivis, sama-sama banyak prestasi, sama-sama berkibar di level nasional. Kok kebetulan Prof Mahfud merupakan paman Cak Firman. Ini namanya keberuntungan yang luar biasa buat Cak Firman, nasab oke, nasib oke,” pungkas Juru Bicara Tim Relawan Cak Firman ini. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar