Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Aksi Bela Risma Kian Menjamur di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi gerakan tersendiri, aksi Bela Risma mulai menjamur, usai viralnya video dari Banteng Ketaton, yang meneriakkan nyanyian ‘hancurkan Risma’.

Pada Minggu (29/11/2020) kemarin, sekumpulan emak-emak membanjiri Balaikota Surabaya, yang notabene adalah kantor Wali Kota Risma, dengan rangkaian bunga-bunga.

Sementara pada sore harinya, di seberang Gelora 10 Nopember Surabaya, Ormas Bangun Marwah Perjuangan Indonesia (BMPI) Surabaya, di bawah guyuran hujan, emak-emak dan puluhan pemuda berorasi, menolak adanya praktik premanisme, di rangkaian Pilkada Surabaya 2020.

“Kami menolak cara-cara preman di Pilkada Surabaya, terlebih lagi video yang meneriakkan ‘Hancurkan Risma’. Jadi, intinya kami Bangun Marwah Perjuangan Indonesia (BMPI) ini, yang sekaligus saya pimpin ormas ini, saya tidak pernah lelah kalau ada orang yang akan meruntuhkan atau menghancurkan Bu Risma, selaku Wali Kota sah. Ini tidak boleh terjadi di Surabaya,” ujar Ketua BMPI Surabaya, Dewi Widawati Sugandi.

Dewi menambahkan, keinginan dari ormas ini, damainya suasana politik di Surabaya, terutama jelang Pilkada Serentak 2020.

“Kami hanya menuntut Pilkada yang damai, tidak ada intimidasi, tidak ada yang mendiskriminasikan Bu Risma, siapa pun itu yang akan menyisihkan Bu Risma, saya BMPI Surabaya akan berdiri paling depan, yang akan melawan mereka-mereka itu, karena kebaikan tidak harus dihancurkan, kebaikan kita tata dan menjunjung tinggi hak orang Surabaya untuk memilih,” jelasnya.

Selain itu, gerakan dari orang-orang yang ada di dalam video tersebut, juga menuai kecaman karena membawa nama orang nomor wahid di Kota Pahlawan ini.

“Bahwa ini adalah trik-trik politik busuk, yang menjatuhkan paslon. Kalau dia menjatuhkan paslon lainnya, jangan menjatuhkan Bu Risma, karena Bu Risma itu bukan paslon,” ucapnya.

“Kami berterima kasih pada Bu Risma, Bu Risma sudah menjadikan Kota Surabaya menjadi lebih bagus dan maju,” pungkasnya. [tok/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan