Politik Pemerintahan

Akses Jalur Pantura di Pamekasan Segera Diperbaiki

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam (kiri) bersama Sekda Totok Hartono dan pejabat lainnya, melakukan 'nyisir desa' untuk menggali beragam potensi desa di wilayah setempat.

Pamekasan (beritajatim.com) – Akses jalan raya Pagantenan dari atau menuju Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, direncanakan segara diperbaiki sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas Pemkab Pamekasan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam usai melaksanakan kegiatanNyisir Desa yang menjadi agenda rutin tiap akhir pekan. Sekaligus sebagai upaya menggali beragam potensi yang terdapat di berbagai desa/kelurahan di wilayah setempat.

Dalam kesempatan tersebut, bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam memantau langsung akses jalan rusak di wilayah Batumarmar, didampingi Sekda Totok Hartono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Cahya Wibawa, serta sejumlah pejabat lainnya.

Bahkan untuk mengetahui kondisi infrastruktur yang rusak, Mas Tamam bersama rombongan melewati berbagai akses jalan berbeda. Di antaranya jalur Pagantenan menuju Desa Bujur Tengah, Desa Bujur Barat menuju Pangereman. Selanjutnya melewati jalur Desa Tanjung menuju Proppo dan akhirnya kembali ke rumah dinas di Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan.

“Seperti biasa di setiap akhir pekan, kami melakukan aktivitas rutin sekaligus berkeliling ke beberapa tempat untuk memastikan beberapa ruas jalan yang harus segera diperbaiki. Sebagian di antaranya kita perbaiki tahun ini,” kata Bupati Badrut Tamam, Rabu (21/7/2021).

Perbaikan jalur Desa Pangereman, Batumarmar dari/menuju Desa Tanjung, Kecamatan Pagantenan sepanjang 4 kilometer direncanakan mulai digarap pada tahun ini. Sisanya dilanjutkan pada 2022 mendatang. “Perbaikan jalan ini harus dibagi, termasuk jalan rusak di Desa Bujur Barat menuju Desa Pangereman,” ungkapnya.

“Jalan rusak di Desa Pangereman melewati Desa Tanjung sekitar 14,2 km, namun pada 2020 lalu sudah kita perbaiki sepanjang 6 km. Kemudian pada 2021 ada 4 km yang rencananya kita perbaiki, sehingga sisanya dipastikan tuntas pada 2022 mendatang,” jelasnya.

Memang infrastruktur merupakan satu dari 5 program prioritas yang dicanangkan Bupati Badrut Tamam, bahkan hampir seluruh program sudah mulai berjalan sekalipun dalam kondisi pandemi Coronavirus Disiase 2019. “Harapan kami semoga perbaikan jalan ini segera dilaksanakan,” harapnya.

“Bahkan dalam kesempatan itu, kami juga menyempatkan diri berbincang-bincang dengan masyarakat setempat, termasuk juga adanya jalur sungai yang harus segera dicari solusi terbaik untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar