Politik Pemerintahan

Aklamasi, Kades Mojodadi Mojokerto Terpilih Jadi Ketua AKD

Ketua AKD Kabupaten Mojokerto, Agus Suprayitno.

Mojokerto (beritajatim.com) – Secara aklamasi, Agus Suprayitno terpilih menjadi Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) tahun 2021-2026. Kepala Desa (Kades) Mojodadi di Kecamatan Kemlagi ini mendapatkan rekomendasi 13 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto.

Yakni Kecamatan Puri, Mojoanyar, Kutorejo, Pacet, Jetis, Dawarblandong, Gedeg, Kemlagi, Dlanggu, Gondang, Jatirejo, Kutorejo, Ngoro dan Trowulan. Sedangkan yang abstain (tidak memberikan rekomendasi) adalah Kecamatan Sooko, Trawas, Mojosari, Bangsal dan Pungging.

Usai terpilih sebagai Ketua AKD Kabupaten Mojokerto, Agus Suprayitno mengatakan akan bakal fokus mensejahterakan masyarakat desa. “Kita juga tak ingin timbul konflik horizontal di kalangan para Kades dengan Badan Pendamping Desa (BPD) maupun Organisasi Desa,” ungkapnya, Sabtu (27/2/2021).

Masih kata Agus Cemani (sapaan akrab, red), jika ada masalah dengan BPD ia akan memberikan solusi bagi anggota AKD Kabupaten Mojokerto. AKD Kabupaten Mojokerto akan mengawal visi misi pembangunan Kabupaten Mojokerto dan jika nantinya kinerja Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto tidak sesuai dengan yang diharapkan, AKD akan mengingatkan.

“AKD sebagai wadah kebersamaan Kades di Kabupaten Mojokerto, kami juga menargetkan desa-desa di Kabupaten Mojokerto mampu menjadi desa yang mandiri dan maju. Kami akan membawa AKD untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Kita berupaya semaksimal mungkin, meningkatkan UMKM akan menjadikan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Yakni, tegas Agus Cemani, sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto untuk meningkatkan kepariwisataan, pertanian dan memberdayakan peternakan. AKD Kabupaten Mojokerto akan bersinergi antara pemerintahan daerah mulai dari Tingkat II, Tingkat I dan Pusat. Minimal para anggota AKD Kabupaten Mojokerto membangun desanya masing-masing.

“Terobosan, berupaya semaksimal mungkin membentuk SDM karena selama ini SDM belum mumpuni. Saat terbentur masalah hukum, kita antisipasi. Terkait pencalonan Ketua AKD, tata tertibnya minimal punya 6 rekomendasi kecamatan. Alhamdulillah, dari 18 kecamatan kita mendapatkan 13 kecamatan atau 76 persen. Kepengurusan akan ada tim formatur maksimal 3 minggu ke depan dari perwakilan per kecamatan,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar