Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Akhiri Penantian 9 Tahun, RPH Jetis Ponorogo Bakal Beroperasi

RPH Jetis Ponorogo

Ponorogo (beritajatim.com) – Di tengah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang melanda hewan ternak di wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim), ada angin segar dari Kabupaten Ponorogo.

Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jetis yang terbengkalai sejak dibangun tahun 2013 lalu, di pemerintahan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ini, kabarnya akan segera beroperasi.

Dengan begitu, tentu ada jaminan bagi daging yang disembelih di RPH Jetis itu, sudah dipastikan layak konsumsi.

“InsyaAllah RPH Jetis, bulan depan sudah bisa dioperasikan,” kata Bupati Sugiri Sancoko, Senin (23/5/2022).

Bupati Sugiri menceritakan pembangunan RPH Jetis ini awalnya merupakan proyek dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) yang dibangun pada tahun 2013 lalu. Namun, belakangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo juga ikut mengeluarkan dana untuk pembangunannya. Kini secercah harapan mulai bersinar, setelah menunggu kurang lebih 9 tahun, RPH milik Pemkab itu bakal beroperasi.

Saat ini, Pemkab Ponorogo lewat Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) sedang mengurus tentang sertifikasi halal untuk RPH Jetis. Sehingga bagi masyarakat yang ingin menyembelihkan hewannya disitu sudah sudah tidak bertanya-tanya terkait halal atau tidaknya.

“RPH Jetis ini harus berlabel halal,” ungkapnya.

Dengan RPH Jetis bersertifikat halal ini, diharapkan daging yang dihasilkan akan aman, sehat dan utuh. Sehingga selain cara sembelihnya syar’i, kualitas daging juga terjaga, begitupun kualitas higienisnya juga tinggi. Masyarakat terlebih anak-anak yang makanan daging yang halal dan sehat tentu akan lebih sehat, dan pintar.

“Dengan mekanisme penyembelihan yang seperti itu, tentu sudah ada jaminan daging yang ternaknya disembelih di RPH Jetis pasti layak konsumsi,” pungkasnya. (end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar