Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Akan Dipindah, Pedagang Pasar Tolak Kebijakan Pemkab Bojonegoro

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Bojonegoro, Wasito

Bojonegoro (beritajatim.com) – Puluhan pedagang pasar kota di Kabupaten Bojonegoro mengikuti sosialisasi rencana pemindahan di pasar wisata yang selesai dibangun pada akhir 2021 di Desa Banjarejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Sosialisasi digelar di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin (3/1/2021).

Dalam kegiatan yang bertajuk ‘Sosialisasi Persiapan Pemindahan Pedagang Pasar Bojonegoro’ tersebut para pedagang yang hadir menolak kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro yang akan memindahkan pedagang ke pasar wisata baru. Para pedagang menilai bahwa kebijakan tersebut terlalu dipaksa.

“Ini bagaimana, kok langsung memindah-mindah. Sistem pemerintahan ini demokrasi, bukan otoriter. Enak saja besok pindah. Bupatinya juga nggak datang, padahal digaji pakai uang rakyat,” ujar Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kota Bojonegoro, Wasito.

Selama ini, para pedagang merasa tidak pernah diajak bicara adanya rencana pemindahan pedagang pasar kota ke pasar wisata. Sehingga ia menilai kebijakan yang dibuat bupati ini seenaknya sendiri tanpa melibatkan pedagang. “Kami tetep menolak untuk dipindahkan,” tegasnya yang kemudian disambut oleh para pedagang lain.

Wasito juga mempertanyakan ketidakhadiran bupati dalam kegiatan sosialisasi tersebut sebagai pembuat kebijakan. Ia menilai bahwa kebijakan untuk memindahkan para pedagang tersebut terkesan karena berkuasa dan kurang memperhatikan sisi kemanusiaan. “Kami ini dipandang nggak sebagai manusia?,” tanyanya.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah dan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi. Sukaemi sebelumnya telah memaparkan beberapa fasilitas dan program di pasar wisata yang akan dipakai relokasi pedagang pasar kota.

Namun, di tengah sosialisasi berjalan forum sempat memanas karena para pedagang bersikeras dengan rencana Pemkab Bojonegoro yang akan memindahkan mereka ke Pasar Wisata. “Bapak ibu, saya ingin tahu, siapa yang setuju dipindah ke Pasar Wisata,” tanya Sukemi kepada para pedagang pasar kota.

Para pedagang pasar kompak menjawab dengan teriakan penolakan. Para pedagang sepakat mengakhiri pertemuan dan langsung menuju ke gedung DPRD Bojonegoro guna menyampaikan aspirasi. [lus/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar