Politik Pemerintahan

AHY: Zaman Serba Digital, Sulit Filter Informasi

Surabaya (beritajatim.com) – Demokrasi di Indonesia diharapkan semakin hari semakin matang, dewasa, dan bermartabat. Pilar kokoh demokrasi ditentukan oleh kehadiran media massa yang bertanggung jawab secara moral maupun etis, serta memegang teguh prinsip-prinsip jurnalistik.

\r\n
\”Di zaman serba digital ini, terlalu sulit bagi kita untuk melakukan filter terhadap informasi atau berita yang kita konsumsi setiap hari. Bangun pagi, buka HP, selalu saja ada berita yang kita tidak tahu ini benar atau salah. Mengklarifikasinya pun butuh waktu, butuh proses,\” kata Agus Harimurti Yudhoyono, putra Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, dalam orasinya di kantor Beritajatim.com, Minggu (1/4/2018) sore.

\r\n
Menurut AHY, sapaan akrabnya, seringkali sebuah berita yang belum tentu benar sudah tersebar dengan cepat menjadi sebuah viral, amplifikasi, dan keluar dari konteks. \”Akhirnya seringkali justru kontraproduktif dengan prinsip-prinsip kita membangun demokrasi yang matang tadi,\” katanya.

\r\n
AHY berharap Beritajatim.com bisa terus menyuguhkan berita-berita aktual, yang benar-benar obyektif dan berimbang. \”Saya khawatir jika tidak dibarengi dengan hadirnya media-media yang kredibel seperti beritajatim.com, media sosial kita bisa benar-benar mengganggu sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bahkan penyebaran hoax, black campaign, fitnah, dan juga hate speech, ujaran kebencian yang merajalela, seringkali justru menghadirkan perpecahan di antara kita,\” katanya.

\r\n
\”Saya mengapresiasi pekerjaan jurnalisme. Pekerjaan jurnalisme adalah pekerjaan yang berat tapi suci, karena menyuguhkan kebenaran dan keadilan. Kalau kita tidak memiliki prinsip itu, kita tentu kehilangan arah. Kita tidak tahu ini benar atau salah, apakah ini baik atau buruk,\” kata AHY. [wir]

Apa Reaksi Anda?

Komentar