Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

AHY Nyanyikan Syubbanul Wathan dan Hadiri Pengukuhan Pengurus PBNU

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyanyikan lagu Syubbanul Wathan (Cinta Tanah Air), karya salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Chasbullah.

Sambil mengepalkan tangan, AHY terlihat bersemangat melantunkan bait demi bait syair lagu kebesaran NU tersebut. Selain menyanyikan lagu Syubbanul Wathan, pada Senin (31/1/2022) hari ini, AHY juga menghadiri resepsi pengukuhan pengurus PBNU di bawah kepemimpinan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), sekaligus Harlah ke-96 NU di Balikpapan.

Kehadiran AHY dalam pengukuhan pengurus PBNU ini adalah bentuk komitmen menjaga demokrasi dan kebhinnekaan. Serta, menjaga komitmen Partai Demokrat dengan NU.

“Ketum hadir di pengukuhan, bukan sekadar gimik seremonial politik. Lebih dari itu adalah bentuk komitmen Demokrat bersama NU guna terus merawat kebhinnekaan NKRI,” kata Sekretaris Departemen Agama DPP Partai Demokrat, Gus Hasani Bin Zuber, Senin (31/1/2022).

“Komitmen bersama NU untuk merawat jalan tengah, toleransi, keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana nilai-nilai yang dijalankan oleh NU selama ini,” tutur Gus Hasani yang juga cicit dari KH Syaikhona Kholil Bangkalan ini.

Bagi Partai Demokrat, kata Gus Hasani, NU adalah aset bangsa yang harus dijaga eksistensinya. Pasalnya, organisasi terbesar di Indonesia itu menjadi tiang kemerdekaan Indonesia.

“NU adalah aset besar bangsa. Bahkan, fondasi penting kemerdekaan Indonesia,” terangnya.

Berkat perjuangan para santri dan kiai, lanjutnya, Indonesia bisa merdeka dan keutuhan Pancasila bisa dijaga.

“Indonesia belum tentu merdeka tanpa perjuangan santri, kiai pondok pesantren. Pancasila tidak akan begitu saja diterima sebagai ideologi dan dasar negara tanpa kebijaksanaan Kiai Hasyim Asy’ari,” pungkas Gus Hasani yang juga anggota DPR RI Komisi VIII bidang agama ini.[tok/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar