Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

AHY dan Emil Dardak Kompak Sapa Kiai dan Santri, 160 Kiai Bergabung

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak

Surabaya (beritajatim.com) – Partai Demokrat bersama dengan Forum Komunikasi Kiai Langgar (FOKKAL) Banyuwangi merayakan Hari Santri Nasional (HSN) 2021. Acara yang dihelat sejak tiga hari sebelumnya itu untuk mendorong aktualisasi bakat santri lewat berbagai lomba.

Acara itu juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara virtual dan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak secara langsung.

Pada kesempatan itu, Emil menjelaskan, perayaan HSN ini merupakan bentuk penghargaan kepada santri dan kiai yang ikut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI. Emil berharap agar semangat santri dan kiai bisa menjadi teladan untuk dilaksanakan.

“Kami mengapresiasi sangat luar biasa, karena santri dan kiai bekerja luar biasa mewujudkan kemerdekaan,” kata pria yang juga menjabat Wakil Gubernur Jatim ini melalui rilisnya kepada beritajatim.com.

Emil berharap agar semangat dan militansi dari para santri itu bisa diteladani oleh kader Demokrat.

“Tugas Partai Demokrat di Banyuwangi tidak sederhana. Karena itu kami berharap ada tuntunan dari kiai dan bu nyai agar partai semakin solid,” harap Emil.

 

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada kiai dan santri yang berjuang keras mempertahankan kemerdekaan NKRI. Dia juga mengapresiasi para kiai dan santri yang hadir dalam acara tersebut.

“Partai Demokrat Insya Allah istiqomah untuk menegakkan komitmennya, berkoalisi dengan rakyat. Tentu dalam konteks ini kami juga ingin selalu dekat dengan para alim ulama dan kalangan pesantren. Insya Allah Partai Demokrat yang memiliki garis nasionalis religius bisa terus hadir di tengah-tengah masyarakat,” kata AHY.

Partai Demokrat bersama dengan Forum Komunikasi Kiai Langgar (FOKKAL) Banyuwangi merayakan Hari Santri Nasional (HSN) 2021

AHY juga meminta agar kader Partai Demokrat meneladani sikap tawadlu santri kepada kiai, menjadikan contoh sikap kiai dan santri yang gigih mempertahankan NKRI dan kemerdekaan. Kader Demokrat juga harus meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW.

“Mari kita meneladani sikap Rasulullah. Dan, kegigihan kiai serta santri dalam memperjuangkan NKRI harus dijadikan semangat kita,” tukasnya.

Dalam acara itu, AHY juga menyapa Emil Dardak secara khusus. Dia meminta agar kader demokrat solid bekerja untuk masyarakat. AHY juga memberikan apresiasi kepada Emil dan Michael Edy Hariyanto (Ketua DPC PD Banyuwangi) atas langkah proaktif menjalin sinergi dengan para kiai.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Ibnu Sina Banyuwangi, KH Masykur Ali selaku Ketua Dewan Pertimbangan menyampaikan dukungan serta apresiasi kepada Partai Demokrat yang telah konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.

Kiai Masykur yang pernah tiga periode menjadi Ketua PCNU Banyuwangi ini menyatakan sekitar 160 kiai berlabuh ke Demokrat, karena keteguhan posisi Demokrat berkoalisi dengan rakyat tanpa tergiur kekuasaan.

“Alhamdulillah kurang lebih 160 kiai pengasuh pondok pesantren dan kiai langgar di Banyuwangi bergabung di Partai Demokrat Banyuwangi. Para kiai punya alasan bahwa tadi sempat disampaikan oleh Mas Ketum, yang namanya Partai Demokrat keberpihakannya kepada rakyat, dibuktikan berkoalisi dengan rakyat,” ungkapnya.

Kiai Masykur menambahkan bahwa para kiai selalu mendoakan AHY dan Bapak SBY agar diberikan kesehatan dan umur panjang. Bahkan, ia berharap, pada Pemilu Presiden 2024 mendatang, AHY dapat menjadi Presiden Republik Indonesia.

Harapan serupa juga diutarakan santri bernama Aditya Putra, ia ingin AHY menjadi pemimpin bangsa dan Demokrat bisa menyalip partai-partai lain, bahkan menyarankan agar bisa mengikuti jejak langkah Gus Dur yang menjadi pemimpin melalui strategi koalisi yang tepat meskipun saat itu PKB bukan peraih suara terbanyak di Pemilu 1999.

Sekadar diketahui, acara itu juga dihadiri oleh kader demokrat Banyuwangi, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim Reno Zulkarnaen dan anggota DPRD Jatim dari Dapil Banyuwangi dr Agung Mulyono. (tok/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar