Politik Pemerintahan

Agar Tidak Hilang, Pemkot Malang Gencar Pantau Aset

Pemerintah Kota Malang lakukan inventarisir aset milik Pemerintah daerah.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang gencarkan melakukan inventarisir barang atau aset milik pemerintah kota sesuai peraturan daerah (perda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Kota Malang.

Pemantauan aset ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Wali Kota Sofyan Edi di 5 Kecamatan Kota Malang. “Kemarin di BPK banyak aset yang dulu dasarnya IP (Izin Penggunaan). Nah IP sudah tidak diberlakukan lagi tapi sudah sewa. Kita sudah ada Perda BMD,” kata Sutiaji, Selasa (3/11/2020).

Sidak pada Selasa, dilakukan di wilayah Kecamatan Blimbing di area sekitar Jalan Taman Tenaga, bergeser ke Wilayah Kecamatan Lowokwaru di Kebun Bibit Mojolangu dan Aset di Jalan Bondowoso di wilayah Kecamatan Klojen. Pemkot Malang memastikan aset yang ada dipergunakan sebagaimana mestinya.

“Memastikan bahwa tempat-tempat kita, tidak disalahgunakan. Ada bangunan-bangunan liar yang berdiri diatas aset kota, jangan sampe nanti aset kita semakin berkurang,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, untuk sejumlah aset milik Pemkot Malang nantinya akan dibuktikan dengan kepemilikannya melalui sertifikat. Bahkan, jika ada seribu aset yang akan disertifikasikan Pemkot Malang bakal menyiapkan anggarannya.

“Kedepan harus kita buktikan bahwa ini milik pemerintah kota, maka nanti juga kita tingkatkan kepemilikan sertifikat itu. Kita punya komitmen, sudah saya sampaikan kemaren seandainya BPN mampu 1.000-pun akan kita anggarkan dalam setahun,” katanya.

“Target yang sudah diberikan Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) KPK sebanyak 100, sudah terlampaui 110 dan bahkan masih akan bertambah di akhir tahun 2020 ini,” tandasnya. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar