Politik Pemerintahan

Ada 97 Kepala Keluarga, Dusun Bunten di Bojonegoro Akan Jadi Lokasi KBSB

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah saat melakukan tinjauan ke Dusun Bunten sebagai sasaran KBSB.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dusun Bunten, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem merupakan salah satu daerah terpencil yang ada di Kabupaten Bojonegoro dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan dan Nganjuk.

Di daerah tersebut hanya dihuni oleh 97 Kepala Keluarga (KK) dan sangat terpencil. Sehingga rencananya oleh Pemkab Bojonegoro akan menjadi sasaran Karya Bakti Skala Besar (KBSB).

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah, melakukan pengecekan persiapan kegiatan tersebut. Dengan menempuh jarak 70 kilometer perjalanan dari pusat Kota Bojonegoro, jalanan di dusun ini cukup menantang bagi pengendara motor trail.

“Kami juga menemukan listrik yang tiangnya sudah berdiri setahun lalu, karena pandemi ada keterlambatan proses celebrasi dan mudah-mudahan bisa terwujud,” ungkap Bupati Bojonegoro saat berada di lokasi.

Bupati juga menambahkan, kedatangannya di Dusun Bunten ini juga melakukan pengecekan beberapa infrastruktur jalan dan jembatan untuk percepatan pelaksanaan pembangunan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepala desa, kasun bahkan camat setempat terkait jalan atau jembatan akses menuju Dusun Bunten,” sambungnya didampingi dari perwakilan Bappeda, Dinas PU Bina Marga dan SDA Bojonegoro, TNI dan Polri.

Sementara diketahui, Pemkab Bojonegoro juga sedang merencanakan membuat tugu perbatasan antar kabupaten. Di antaranya Desa Bobol, Kecamatan Sekar – Karangjati, Ngawi, serta Klino, Sekar dengan Saradan, Ngawi.

Dan Kesongo dengan Kumpul rejo, Lamongan, bahkan Desa Beji, Kecamatan Kedewan dengan Kenduruan, Tuban hingga Wonocolo dengan Senori, Tuban. “Dan masih ada beberapa lagi agar tapal batas jelas,” pungkasnya. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar