Politik Pemerintahan

Ada 75.000 Pekerja di Mojokerto Calon Penerima Bantuan BPJamsostek

Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto, Nugroho Budi Sulistyo. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ada sebanyak 75.000 pekerja di Kabupaten Mojokerto masuk daftar calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Puluhan ribu pekerja ini telah tercatat aktif kepesertaan BPJamsostek.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Nugroho Budi Sulistyo mengatakan, pihaknya mendaftar ada 75.000 pekerjaan yang terdaftar aktif kepesertaan BPJamsostek minimal Juni 2020. “Sebanyak 75.000 pekerja ini berpenghasilan dibawah Rp 5 juta,” ungkapnya, Sabtu (29/8/2020).

Masih kata Nugroho, jumlah pekerja di Kabupaten Mojokerto kurang lebih sebanyak 85.600 orang. Namun dalam proses verifikasi daerah, ada 10.000 pekerja yang dicoret lantaran tidak memenuhi persyaratan yaitu tidak terdaftar atau tidak aktif kepesertaan BPJamsostek minimal pada Juni 2020.

“Yakni iuran bulan Juni belum dibayar, tidak update nomor rekening bank dan lainnya. Sehingga proses verifikasi daerah dari 85.600 pekerja diperoleh 75.000 orang yang memenuhi syarat. Yang menentukan pekerja¬†dalam kepesertaan BPJamsostek sebagai penerima BSU adalah mutlak kebijakan dan wewenang dari Ditjen PHI dan Jamsos,” katanya.

Kabupaten Mojokerto mengirim data ke pusat di Jakarta yang nantinya akan dilakukan verifikasi ulang oleh Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos (Ditjen PHI Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar