Politik Pemerintahan

Ada 15 Hal Baru di TPS, Polresta Mojokerto Simulasi Pengamanan TPS Pilkada Serentak Sesuai Protokol Kesehatan

Simulasi pemungutan suara dengan penerapan protokol kesehatan di halaman Mapolresta Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Ada 15 hal baru di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember mendatang. Sehingga Polresta Mojokerto menggelar simulasi pengamanan TPS sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Dalam simulasi diperlihatkan, sebelum pelaksanaan pemungutan suara ada petugas yang menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan TPS. Sekitar pukul 07.00 WIB, Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) apel bersama anggota dan mempersilahkan pemilih masuk ke ruang tunggu TPS. Pemilih harus menggunakan masker saat datang ke TPS.

Sebelum masuk TPS, pemilih diminta mencuci tangan dengan sabun di depan TPS yang sudah disiapkan. Kemudian pemilih di cek suhu tubuh, jika diketahui lebih dari 37 derajat celcius maka pemilih diarahkan ke TPS khusus yakni berupa bilik suara yang pendiriannya disendirikan dari bilik suara pemilih dengan suhu badan normal.

Untuk pemilih dengan suhu badan di bawah 37 derajat celcius, kemudian diminta untuk menyerahkan suara undangan dan mengisi daftar hadir. Pemilih kemudian diarahkan ke ruang tunggu dengan tempat duduk yang berjarak dengan pemilih lainnya sembari menunggu nomor antrian disebut.

Setelah dipanggil, pemilih diberi surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto tahun 2020. Pemilih kemudian membawa surat suara ke bilik suara untuk menyalurkan hak pilihnya. Setelah itu, pemilih sebelum keluar dari TPS akan ditetesi tinta sebagai tanda jika pemilih sudah melakukan pencoblosan.

“Simulasi ini digelar untuk memastikan para personil terutamanya baik personil Polri, TNI maupun linmas mengetahui bagaimana prosedur dan tata cara pencoblosan yang saat ini di masa pandemi. Tentunya ada hal yang berbeda dikaitkan dengan kesehatan kesehatan,” ungkap Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi, Kamis (3/12/2020).

Masih kata Kapolresta, sehingga nantinya para personil pengamanan juga mensosialisasikan ke masyarakat. Pasalnya, dalam pelaksanaan pemungutan suara, 9 Desember mendatang ada 15 hal baru terkait pencoblosan agar masyarakat tidak ragu. Karena, tegas Kapolresta, protokol kesehatan begitu ketat di setiap TPS yang ada.

“Ada 15 hal baru terkait pencoblosan, para personil diharapkan bisa mensosialisasikan ke masyarakat agar masyarakat tidak ragu datang ke TPS karena protokol kesehatan begitu ketat di setiap TPS yang ada nanti pada saat pelaksanaannya. Dengan adanya simulasi ini, diharapkan nanti dalam pelaksanaannya sesuai dengan apa yang diharapkan,” katanya.

Sebanyak 15 hal baru di TPS saat masa pandemi Covid-19 yakni, 500 pemilih, pengaturan kedatangan, dilarang berdekatan, tidak bersalaman, mencuci tangan, masker, sarung tangan, pelindung wajah, alat tulis sendiri, tisu kering, KPPS sehat, cek suhu badan, desinfeksi TPS, tinta tetes dan bilik khusus. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar