Politik Pemerintahan

Ada 12 TPS Rawan di Wilayah Hukum Polresta Mojokerto

Simulasi pemungutan suara dengan penerapan protokol kesehatan di halaman Mapolresta Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Dari 463 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember 2020 di wilayah hukum Polresta Mojokerto, Polresta Mojokerto memetakan ada 12 TPS rawan. Menyusul salah satu Calon Bupati Mojokerto berdomisili di salah satu kecamatan di utara Sungai Brantas.

Calon incumbent, Pungkasadi merupakan warga Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang wilayah hukumnya masuk dalam wilayah hukum Polresta Mojokerto. Sehingga hal tersebut menjadi perhatian khusus Polresta Mojokerto dalam Pilkada serentak, 9 Desember mendatang.

“Di wilayah hukum Polresta Mojokerto, ada 463 TPS, 12 diantaranya dikategorikan rawan. TPS rawan memang ada tapi boleh dikatakan karena dinamikanya saat ini, kita sudah melakukan pendekatan-pendekatan dan kerjasama dengan tokoh lintas agama maupun tokoh masyarakat,” ungkap Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi, Kamis (3/12/2020).

Sehingga, lanjut mantan Kapolres Sumenep ini, semuanya sudah siap mendukung untuk pengamanan Pilkada serentak, 9 Desember mendatang. Menurutnya, tanpa dukungan tokoh lintas agama maupun tokok masyarakat, pengamanan yang dilakukan TNI/Polri bersama linmas mungkin tidak akan tercapai.

“Ada 12 TPS yang dikategorikan rawan tapi tadi saya katakan, kita sudah melakukan cangkruan diskusi Kamtibmas beberapa waktu sudah dilaksanakan dan semuanya siap mendukung. Kategori rawan karena massanya ada di titik tersebut sehingga prediksinya pada saat penghitungan nanti terjadi kekalahan, ada komplain atau tidak terima,” katanya.

Sehingga, lanjut Kapolresta, pengamanan di luar pengamanan TPS akan disiagakan. Polresta Mojokerto akan menyiapkan personil jika nantinya ada masyarakat merasa protes terhadap pelaksanaan penghitungan suara. Ini lantaran, pasca pemungutan suara memang menjadi prediksi yang perlu diantisipasi oleh seluruh pihak pengamanan.

Sebanyak 12 TPS rawan tersebut berada di Kecamatan Jetis sebanyak tujuh TPS, Kecamatan Kemlagi empat TPS dan Kecamatan Gedeg satu TPS. Polresta Mojokerto menerjunkan sebanyak 196 personil untuk pengamanan di 463 TPS. Polresta Mojokerto akan menerapkan pola 2, 10, 20. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar