Politik Pemerintahan

BKD Ambil Tiga Terbaik di Seleksi SKD

Gresik (beritajatim.com) – Imbas kekurangan kuota peserta seleksi CPNS direspon cepat oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Lembaga kepegawaian itu akan mengambil tiga peserta dengan nilai terbaik yang gagal pada tahap SKD (seleksi kompetensi dasar). Mereka diberi kesempatan untuk melanjutkan ke tahap SKB (seleksi kompetensi bidang).

Sebelumnya, dalam proses seleksi CPNS sempat ada kendala. Pasalnya dari 10.727 peserta, hanya 460 yang lulus pada tahap SKD. Peserta yang lulus akan menjalani tes lagi di tahap SKB.

Dengan realita seperti itu, jumlah peserta yang lulus akan berkurang lagi. Padahal, kuota yang tersedia ada 475 formasi.

\”Kalau seperti itu, nantinya akan banyak kebutuhan pegawai yang tidak terpenuhi,” kata Kepala BKD Gresik Nadlif, Jumat (16/11/2018).

Permasalahan tersebut terjadi di semua daerah. Tidak hanya di Gresik. Karena itu, semua kepala BKD minta agar aturan dari kementerian pendayagunaan aparatur negara (Kemenpan-RB) direvisi. Sebab, nilai ambang batas minimal kelulusan (passing grade) harus diturunkan.

\”Jadi nanti kita sortir lagi,” ujar Nadlif.

Terkait dengan itu Nadlif, belum bisa memastikan jumlah peserta yang bisa ikut SKB. Sebab, masih ada beberapa formasi yang kebutuhan calon pegawainya tidak terpenuhi. Dirinya, mencontohkan formasi teknik lingkungan di dinas pekerjaan umum dan tata ruang (DPUTR). Kebutuhan pegawai hanya 1 orang. Yang mengikuti SKD sebanyak 11 orang. Namun, tidak ada mampu memenuhi nilai passing grade kelulusan. ”Itu nanti tetap diambil lagi tiga terbaik yang tidak lulus,” ungkapnya.

Hal senada terjadi pada formasi kebutuhan pegawai di puskesmas Kesamben Kulon, ada lowongan bidan sebanyak 1 pegawai. Yang mengikuti SKD sebanyak 79 orang. Peserta yang lulus passing grade ada 10 orang. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar