Politik Pemerintahan

900 Lebih Jemaah Haji Kota Malang Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Para anggota tim medis dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi menunggu rombongan pertama calon jemaah haji di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada 25 Juli 2020. [Foto: AFP/Getty Images/BBC]

Malang(beritajatim.com) – Kementerian Agama Kota Malang mengungkapkan 962 calon jamaah haji di kota ini gagal berangkat ke tanah suci. Sebelumnya, Pemerintah melalui Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan Indonesia tidak memberangkatkan haji 2021.

“Ini adalah keputusan yang bijaksana, karena setelah dipikir dengan matang, diserta lobi-lobi oleh instansi terkait. Melihat kondisi pandemi Covid-19 sampai sekarang belum bereda. Jadi ini keputusan yang bijaksana,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementrian Agama Kota Malang, Amsiyono, Jumat (4/6/2021).

Amsiyono mengatakan, jika dipaksakan berangkat. Jemaah akan merasa ibadah haji yang dijalani tidak leluasa. Karena berjalan dengan pembatasan-pembatasan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dia menilai keputusan Menteri Agama cukup tepat.

“Misalnya jika dipaksakan berangkat, jamaah juga tidak akan bisa maksimal kesana karena semua aktivitas ibadah tentunya dibatasi. Sudah biayanya mahal, ibadah tidak leluasa, maka akan sangat disayangkan,” ujar Amsiyono.

Keputusan penundaan pemberangkatan jamaah haji itu tertuang dalam Keputusan Menag RI Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1442 M. Dalam keputusan itu, juga tertuang soal pembiayaan haji.

“Dalam aturan itu, kalau masyarakat yang sudah melunasi biaya haji tahun 2020 kemarin dan sampai sekarang belum diambil, maka segala resiko selisih biaya ketika ia diberangkatkan nanti akan ditanggung pemerintah. Tetapi jika uang pelunasan biaya haji diambil, nanti jika ada kenaikan biaya, maka ditanggung sendiri,” paparnya.

Amsiyono mengatakan, meski Menteri Agama memutuskan tidak ada keberangkatan jemaah haji. Sampai saat ini tidak ada calon jamaah haji yang mengundurkan diri. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan KBIHU, hasilnya tak ada masalah. “Tetapi saya imbau calon jamaah haji bersabar dengan keputusan ini. Karena keputusan ini diambil semata demi melindungi masyarakat,” tandasnya. (Luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar