Politik Pemerintahan

80 CPNS Golongan III Pemkab Sidoarjo Ikuti Latihan Dasar

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemkab Sidoarjo mengadakan Latsar (Pelatihan Dasar) CPNS Golongan III Angkatan 63 dan 64 bekerjasama dengan (BPSDM) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Timur.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kab Sidoarjo, Ridho Prasetyo membuka Latsar di Aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo Senin (2/9/2019).

Kegiatan dihadiri juga oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Dasar dan Managerial Pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Muhammad Suluh yang mewakili Kepala BPSDM Daerah Propinsi Jawa Timur.

Pelatihan dasar CPNS Golongan III angkatan 63 & 64 ini dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawain Daerah Kab Sidorjo Jl. Raya Majapahit selama 51 hari kerja mulai tanggal 2 September sampai Oktober 2019 yg berjumlah 80 peserta. “Jumlah angkatan 63 sebanyak 40 peserta dan angkatan 64 sebanyak 40 pepserta, jadi total ada 80 peserta,” kata Ridho.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah mengatakan dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dikatakan merupakan syarat wajib dalam pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil.

Untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil harus melalui Pendidikan dan Pelatihan Pra jabatan (PRAJAB) yang dalam Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS disebut dengan Latsar.

PNS sebagai unsur utama sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Pelatihan Dasar ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan untuk pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas dan budaya organisasinya supaya mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat,” jelas Saiful llah.

Ia berharap, peserta pelatihan dasar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan serta menyimak dan melaksanakan arahan dari para pembina dan instruktur untuk suksesnya kegiatan ini. “Selanjutnya mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dalam pelaksanaan tugas-tugas nanti ketika kembali ke perangkat daerah masing-masing,” katanya. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar