Politik Pemerintahan

8 Tahun Menunggu, Pemkab Ponorogo Bisa Kelola Stadion Batoro Katong Lagi

Stadion Batoro Katong sudah kembali dikelola Pemkab Ponorogo usai dilakukan serah terima pengerjaan dari Kemenpora. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo akhirnya kembali mengelola stadion Batoro Katong. Ya, sejak mendapatkan proyek rehab dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada tahun 2013 lalu, Pemkab Ponorogo belum melakukan perawatan sekalipun terhadap stadion yang beralamat di Jalan Gondosuli tersebut.

Itu lantaran belum adanya serah terima pekerjaan dari kementerian yang saat ini dipimpin oleh Zainudin Amali itu. Namun, penantian selama 8 tahun itu terbayar sudah, pihak Kemenpora pada 2 minggu lalu datang ke Ponorogo untuk melakukan serah terima.

“Alhamdulillah, sekitar 2 minggu yang lalu, dari pihak Kemenpora sudah melakukan serah terima kepada kami. Artinya sekarang kepemilikan stadion Batoro Katong full di tangan Pemkab Ponorogo,” kata Sekda Agus Pramono, Senin (19/4/2021).

Agus mengaku bahwa selama belum ada serah terima, Pemkab Ponorogo belum berani untuk melakukan pemeliharaan pada stadion kebanggaan warga Ponorogo tersebut. Lambatnya proses serah terima yang mencapai 8 tahun itu, dinilai Agus wajar, sebab bukan hanya Ponorogo saja, namun juga ada kabupaten lain. Itupun baru diserahkan ketika daerah aktif menanyakannya. “Ya mungkin urusan di Kemenpora banyak. Kami aktif menanyakan kejelasannya, akhirnya dilakukan serah terima,” katanya.

Pasca serah terima ini, pihaknya akan segera melakukan pemeliharaan, mengingat pengelolaan stadion ini juga menjadi program 99 hari kerja dari Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil bupati Lisdyarita. Pengerjaan yang akan dikebut, kata Agus adalah pemeliharaan rumput dan pengecatan dinding stadion.

Saat serah terima itu, pihak dari Kemenpora juga menawarkan tempat tidur, meja, dan lemari dari proyek Hambalang yang akan dikerjakan lagi. Pejabat asal Madiun itu menyebut bahwa barang-barang yang ditawarkan itu dalam kondisi masih bagus. “Hambalang kan mau dibangun lagi, harus dikosongkan makanya mereka menawarkan sebagian aset di dalamnya dihibahkan ke Ponorogo,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2013 stadion Batoro Katong mendapatkan rehab dari Kemenpora. Dana sebesar Rp 4,2 miliar dari APBN 2013 itu digunakan untuk pembangunan tribun selatan dan lapangan. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar