Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Perangi Radikalisme, Bakesbangpol Magetan Libatkan Jurnalis

Magetan (beritajatim.com) – Badan Kesatuan Bangsan dan Politik (Bakesbangpol) Magetan libatkan jurnalis dama upaya menangkal radikalisme. Peran pers dinilai penting sehingga Bakesbangpol undang 50 wartawan untuk diajak tururt serta dalam memerangi berita bohong hingga informasi bertendensi provokatif yang disebarkan para teroris. Dalam acara itu ada dua Narasumber yakni Riyadh Rosyadi, Anggota Komisi A DPDD Provinsi Jawa Timur, Fariansyah Pemred Magelang TV, dan dimoderatori M. Ramzi, wartawan JTV Magetan.

“Kami mengharap pers benar-benar turut serta untuk menangkal paham radikalisme. Pers jadi kebutuhan masyarakat agar mereka tahu mana informasi yang benar sehingga mereka memilih tindakan yang tepat untuk menyikapi informasi terkai radikalisme. Jurnalis juga harus paham mana saja yang perlu disaring sekaligus memberikan edukasi pada masysrakat,” kata Riyadh, usai gelaran acara di Magetan Park, Rabu (24/11/2021).

Menurut Riyadh, radikalisme terus menyebar, mengancam, berbuah terorisme. Kalau tidak ingin hancur, semua harus melawan. Peran media sangat strategis, budaya menjadi pondasi, karena masyarakat beragam, dan bhineka. Upaya penyeragaman melalui gerakan radikal menghancurkan budaya bangsa yang plural. Bagaimana peran media dalam menangkal radikalisme.

“Kami berharap kepada teman – teman media dapat membangun kemampuan masyarakat untuk tidak terpengaruh indoktrinasi terorisme sehingga terorisme tidak berkembang. Pemberitaan, tulisan, atau opini di media perlu diarahkan untuk menjaga pola pikir masyarakat agar tidak terpengaruh doktrin radikalisme dan terorisme,” katanya.

Kalangan kelompok radikal atau teroris juga dapat memanfaatkan media untuk melakukan propaganda. Oleh karena itu media atau pers harus berhati – hati dalam memberitakan terorisme. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar