Politik Pemerintahan

73,8 Persen Warga Pamekasan Terdaftar BPJS Kesehatan

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersama jajaran terkait melakukan koordinasi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Provinsi Jawa Timur, membahas program peningkatan kualitas layanan kesehatan hidup masyarakat, Senin (27/1/2019) .

Dalam koordinasi yang berorientasi pada penerbitan Kartu ‘Pamekasan Sehat’, bupati didampingi sejumlah jajaran. Di antaranya Kepala Dinas Sosial Syaiful Anam, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Rahmad Kirniadi Suroso, Kepala Dinas Kesehatan Ismail Bey, serta Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo Farid Anwar dan Direktur RS Waru Pamekasan Hendarto.

“Selama ini terdapat sebagian warga di kabupaten Pamekasan yang belum tercover program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Oleh karena itu, kami berkoordinasi secara langsung dengan BPJS Kesehatan Provinsi Jawa Timur, terkait hal ini,” kata Badrut Tamam, Rabu (30/1/2019).

Tidak hanya itu, kunjungan tersebut juga dilakukan demi penerbitan Kartu Pamekasan Sehat bagi warga kurang mampu maupun warga yang tidak tertera dalam program JKN. “Kami berkepentingan mewujudkan pelaksanaan pelayanan yang merata dan berkualitas, sehingga masyarakat kurang mampu bisa tercover dalam layanan kesehatan,” jelasnya.

Berdasar data BPJS Kesehatan Madura, jumlah peserta BPJS Kesehatan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam tercatat sebanyak 654.544 jiwa atau sekitar 73,89 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 885.890 jiwa.

Hanya saja prosentase kepesertaan program JKN-KIS di Pamekasan, jauh lebih tinggi dibandingkan tiga kabupaten lain di Madura. Bangkalan sebanyak 680.219 jiwa atau sekitar 63,65 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 1.068.717 jiwa.

Sementara Sampang tercatat sebanyak 701.212 jiwa atau sekitar 82,72 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 847.707 jiwa, serta Sumenep sebanyak 752.823 jiwa atau sekitar 66,82 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 1.126.724 jiwa. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar