Politik Pemerintahan

7 Titik di Pamekasan Rawan Banjir

Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh desa/kelurahan di dua kecamatan berbeda di kabupaten Pamekasan, dikatagorikan sebagai wilayah atau titik rawan banjir saat musim penghujan, yakni kecamatan Pademawu dan Pamekasan (Kota).

Ketujuh desa/kelurahan tersebut, sebanyak tiga desa di kecamatan Pademawu, yakni Desa Buddagan, Lemper dan Majungan. Sementara empat desa/kelurahan di kecamatan Pamekasan, yakni Desa Teja Timur, Kelurahan Barurambat Kota (Barkot), Kelurahan Gladak Anyar, serta Kelurahan Patemon.

“Tujuh desa/kelurahan yang dikatagorikan sebagai daerah rawan banjir, sebagian besar berada tepat di sisi aliran sungai. Artinya wilayah yang ada di dekat sungai,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kadaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Ibnu Hajar, Senin (9/12/2019).

Pihaknya mengimbau masyarakat di Bumi Gerbang Salam, khususnya di daerah rawan banjir agar selalu waspada terhadap berbagai potensi bencana banjir yang terjadi setiap musim penghujan. “Oleh karena itu, masyarakat yang tinggak di daerah rawan harus selalu waspada. Khususnya memasuki musim penghujan seperti saat ini,” imbaunya.

“Dari itu, sebagai langkah antisipatif kita harapkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Seperti membuang sampah ke sungai yang mengakibatkan aliran air tersumbat hingga akhirnya tidak mampu menampung debit air ketika turun hujan,” pungkasnya.

Sebelumnya BPBD Pamekasan juga mengimbau masyarakat agar selalu mewaspadai berbagai potensi bencana yang kerap terjadi saat memasuki masa pancaroba. Khususnya menjelang musim penghujan. Beberapa di antaranya bencana angin kencang, puting beliung, banjir dan longsor.

Potensi bencana di Pamekasan sangat variatif, tergantung kondisi maupun area wilayah. Tercatat sebanyak sembilan dari 13 kecamatan di Pamekasan, seringkali dilanda bencana saat memasuki musim penghujan. Untuk wilayah Selatan, bencana alam sering terjadi di Kecamatan Pademawu, Pamekasan dan Tlanakan.

Bencana banjir sering melanda wilayah kecamatan Pademawu dan Kota (Pamekasan), sedangkan untuk wilayah utara, Pagantenan, Pakong dan Pasean sering terjadi angin kencang. Terdapat sejumlah wilayah lain yang akrab dengan bencana longsor. Seperti Batumarmar, Palengaan serta Waru. Bahkan di Desa Bujur, Kecamatan Batumarmar, juga sempat dilanda banjir besar dan merusak sejumlah rumah warga, beberapa tahun lalu. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar