Politik Pemerintahan

Pasien Sembuh Covid-19 Tunjukkan Trend Peningkatan

7 Kali Swab, Pedagang di Kediri Akhirnya Dinyatakan Sembuh

Pasien sembuh dari Covid-19 asal Desa Kambingan, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Kediri terus menunjukkan trend peningkatan. Kali ini, tujuh orang terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh. Dari jumlah tersebut, satu orang sempat menjalani tujuh kali tes swab dalam empat bulan masa perawatan.

Ialah TM (47) warga Desa Kambingan, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Yang bersangkutan merupakan istri dari seorang PDP yang meninggal dunia, pada April lalu. Perempuan yang bekerja sebagai seorang pedagang itu diduga tertular dari suaminya. di Kabupaten Kediri, pasien tergolong paling lama mengidap virus mematikan dari Wuhan, China tersebut.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri menyebutkan, tujuh pasien sembuh antara lain, dua orang dari Klaster Pabrik Rokok Mustika yang berasal dari Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih. Kemudian satu orang Klaster Malaysia asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Plemahan.

Kemudian satu orang Klaster Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, satu orang klaster Desa Ketawang yang tinggal di Desa Woromarto, Purwoasri dan satu Klaster Desa Kambingan, Kecamatan Pagu berinisial TM.

Disisi lain, terdapat 10 tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru. Terdiri dari Klaster Kalimantan, Klaster Desa Ketawang, Klaster Desa Sidomulyo, Klaster Surabaya, Klaster Pasuruan dan Klaster Baru. Sehingga saat ini terdapat 387 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, dengan rincian 164 orang dirawat, 204 orang sembuh dan 19 orang meninggal dunia.

“Kembali kami sampaikan bahwa kita bisa menekan penyebaran Covid-19 dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak aman dengan orang lain dan sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Selain itu hindari kerumunan atau kegiatan yang mendatangkan banyak orang. Hanya dengan kesadaran menjalankan protokol kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, kita bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Kediri,” pesan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr. Ahmad Chotib. [nm/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar