Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Kunjungi Serbuan Vaksin di PPN Brondong

Gubernur Jatim: Kebutuhan Oksigen Meningkat, Kendalanya Armada dan Tenaga Masih Terbatas

Lamongan (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II Laksamana Muda TNI Dr. Iwan Isnurwanto, S.H, M.A.P, M.Tr. (Han) meninjau kegiatan bakti sosial dalam rangka serbuan vaksin yang bertempat di Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong Lamongan pada Rabu, (14/7/2021).

Diketahui, PPN Brondong merupakan salah satu dari 6 titik lokasi yang ditargetkan sebagai sasaran serbuan vaksin di Kabupaten Lamongan. Pada serbuan vaksin kali ini, TNI AL bekerjasama dengan Pemprov Jatim sengaja mengoptimalkan pelaksanaan vaksin bagi masyarakat pesisir di kawasan maritim dan kepulauan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah mengungkapkan, bahwa sinergitas dalam upaya percepatan vaksinasi ini begitu penting dilakukan guna mensukseskan program pemerintah yang menargetkan vaksin 1 juta per hari.

“Kita harus bersatu padu dan menyatukan gerak langkah. Dengan gotong royong dari seluruh elemen strategis demi memastikan percepatan vaksinasi ini bisa berjalan dengan tepat dan lancar,” ujar Khofifah dihadapan wartawan saat mengunjungi serbuan vaksin di PPN Brondong Lamongan.

Tak hanya itu, dalam keterangannya Khofifah juga berpesan kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) yang saat itu menyambut kunjungannya dan Pangkoarmada II dalam serbuan vaksin di PPN Brondong. Khofifah menuturkan, bahwa Pemkab Lamongan harus lebih serius dalam mengoptimalkan percepatan vaksinasi yang ada di Lamongan.

“Pak Bupati saya titip pesan bahwa anak-anak SMP SMA juga turut divaksin dalam percepatan vaksinasi ini. Juga seluruh SDM kesehatan di Lamongan, terutama Lansia, serta seluruh masyarakat di Lamongan,” pesan Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah juga menyinggung terkait kebutuhan dan ketersedian oksigen di Jawa Timur yang akhir-akhir mengalami peningkatan permintaan. Menurutnya, kendala yang kerap ditemui di lapangan adalah soal terbatasnya jumlah armada dan tenaga.

“Saya ingin menyampaikan kepada semua, bahwa hari ini kebutuhan oksigen yang seringkali terdapat konfirmasi yang kurang proporsional. Pada dasarnya, oksigen di Jatim stoknya cukup. Hanya saja, karena permintaan meningkat, titik distributor dan titik-titik dekat untuk melayani oksigen ini memang ada keterbatasan armada dan tenaga,” terang Bu Gubernur Jatim tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada seluruh pihak terkait, dalam hal ini pemerintah setempat dan Forkopimda untuk terus melakukan koordinasi dengan sejumlah Rumah Sakit di wilayahnya masing-masing. Khofifah menilai bahwa koordinasi ini sangat perlu dioptimalkan di tengah kondisi sedang melonjaknya pasien Covid-19 seperti saat ini.

“Kami berharap Forkopimda bisa mengkoordinaskan masalah ini dengan berbagai elemen untuk menyiapkan armada dan tenaga terkait oksigen. Supaya oksigen bisa segera diisi dan didistribusikan untuk pemenuhan oksigen bagi pelayanan kesehatan, baik untuk penanganan pasien di beberapa rumah sakit dan yang sedang isoman,” tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan bantuan alat kesehatan berupa APD sebanyak 2.500 Pcs, Masker medis 200.000 Pcs, dan alat SWAB Antigen sejumlah 2.500 set dari Provinsi Jawa Timur untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, yang secara simbolis diserahkan langsung kepada Bupati Yuhronur Efendi.

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indra Parawansa, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, PJU Komando Armada II, Pangdam V Brawijaya beserta jajaran, Bupati Lamongan dan Wakil Bupati Lamongan, serta Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar