Politik Pemerintahan

Jaga Kondusifitas, Ini Kata Wali Kota Madiun

Madiun (beritajatim.com) – Pemkot Madiun menggelar rapat koordinasi peningkatan keamanan dan ketertiban untuk menciptakan kondusifitas di wilayah Kota Madiun selama masa pandemi corona virus disease atau Covid-19.

“Aman dan nyaman itu mahal. Karena jika aman kita bisa menjalankan pemerintahan dengan baik,” kata Wali Kota Madiun Maidi usai Rakor Keamanan dan Ketertiban wilayah Mangunharjo di Kantor Kecamatan Mangunharjo, Senin (24/5/2021).

Maidi mengatakan jika kegiatan ini merupakan program inovasi pemerintah daerah untuk mempertemukan tiga pilar di wilayah Kecamatan Manguharjo. Termasuk, tokoh agama, tokoh masyarakat, LPMK, dan perwakilan perguruan pencak silat di wilayah tersebut untuk mendeteksi keamanan daerah sedini mungkin.

“Kerja sama semua lini harus terus ditingkatkan, agar Kota Madiun yang selama ini sudah aman tetap aman dan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Wali Kota Madiun menambahkan, selama pandemi banyak mempengaruhi aspek ekonomi masyarakat. Untuk itu Pemkot berharap peran tiga pilar, tomas, toga, dan tokoh pencak Silat ini bisa ikut membantu meningkatkan laju perekonomian kedepannya.

“Dengan kondisi kota yang aman, banyak orang yang datang dan pembangunan akan cepat, tepat, serta tidak ada yang sia-sia. Pembangunan ini juga akan mewarnai Jawa Timur bagian barat,” ungkapnya.

Maidi juga mengevaluasi penangangan Covid-19 di Kota Madiun, seperti kerumunan yang ada di masyarakat. Pihaknya, mengimbau masyarakat untuk tertib prokes agar terhindar dari virus corona.

“Kita harus tingkatkan prokes. Dan patuhi instruksi yang telah diberikan oleh pemerintah ke masyarakat, agar pandemi cepat usai,” tandas orang nomor satu di Pemkot Madiun ini.(adv)



Apa Reaksi Anda?

Komentar