Politik Pemerintahan

675 Pengawas Pemilu Kabupaten Malang Akan Rapid Tes

Malang (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang mengusulkan ratusan pengawas Pemilu untuk dilakukan rapid tes.

“Iya tadi kami sudah bertemu dengan Kadinkes Kabupaten Malang dan minggu ini kami bersurat untuk permintaan rapid tes teresebut,” ungkap Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva, Senin (20/7/2020).

Menurutnya, ada 675 pengawas dan petugas sekretariat yang diusulkan untuk dirapid tes Covid-19. Kata dia, 675 pengawas Pemilu itu, rinciannya 165 orang staf sekretariat di masing masing kecamatan, 99 orang komisioner Panwascam, 390 Pengawas Desa/Kelurahan, dan 21 orang komisioner Bawaslu beserta staf sekretariat.

Kata George, biaya yang dialokasi untuk rapid tes sebesar Rp 150 ribu, sehingga apabila ada kekurangan maka dibebankan kepada Pemerintah Daerah untuk diberikan subsidi.

“Kemarin rapid tes di KPU itu biayanya Rp 240 ribu, KPU hanya punya Rp 150 ribu, jadi Pemerintah nomboki (subsidi-red),” tegasnya. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar