Politik Pemerintahan

60 KK Warga TPI Tempusari Terdampak Abrasi Mulai Direlokasi

Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak 60 kepala keluarga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tempursari terancam pemukiman terus digerus abrasi laut. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengunjungi tempat relokasi warga terdampak abrasi air laut di Dusun Karangmenjangan Desa Bulurejo dan Dusun Tegalbanteng Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Senin (31/8/2020).
.
“Saya mendatangi Desa Bulurejo beberapa waktu melihat kondisi banyak rumah warga di Desa Bulurejo terkena abrasi karena air laut naik,” ujar Cak Thoriq pada wartawan.

Masih kata dia, abrasi terus terjadi dan mengikis pemukiman. Bahkan sekitar 25 rumah makan di bibir pantai harus roboh oleh aktivitas alam.

“Sekarang sedang direlokasi dan saya melihat langsung lokasi yang nantinya akan dibuat tempat tinggal masyarakat yang ada di pesisir Desa Bulurejo,” ungkapnya.

Warga nanti akan membangun rumahnya sendiri di kawasan relokasi. Bupati mengerti masyarakat sudah sekian waktu menunggu untuk segera ada tempat tinggal bersama kelurga setelah rumahnya terkena abrasi air laut,

“Saya berpesan kepada warga agar pembangunan rumah ditempat relokasi warga yang terdampak abrasi air laut dapat dilaksanakan bersama-sama atau gotong royong, sehingga nantinya proses pembangunan tersebut akan cepat diselesaikan,” ungkapnya.

Selain melaksanakan peninjauan ke lokasi yang dijadikan tempat relokasi warga terdampak abrasi air laut, Bupati juga melaksanakan dialog bersama masyarakat sekitar. Dalam dialog tersebut ia menerima keluhan dari masyarakat terkait pemenuhan air bersih, penerangan dan keamanan.

Menanggapi hal itu, Bupati menjelaskan, pemenuhan air bersih di wilayah relokasi warga nantinya akan dicarikan solusi bersama dengan pihak yang menangani terkait pemenuhan air bersih. Sedangkan kebutuhan penerangan, Bupati meminta kepada pihak kecamatan agar mengkomunikasikan dengan PLN karena sebelumnya warga sudah memiliki meteran.

Sementara kebutuhan-kebutuhan yang lain nantinya akan dilakukan koordinasi dengan dinas yang bisa membantu masyarakat dalam percepatan pembangunan rumah yang ada di tempat relokasi tersebut. [har/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar